SOLO, MettaNEWS – Program berbagi Solo Bersama Selamanya (SBS) kembali digelar menjelang Lebaran 2026. Memasuki usia ke-20 tahun, kegiatan sosial ini membagikan lebih dari 11 ribu paket sembako kepada masyarakat yang membutuhkan di Kota Solo.
Pembagian 11 ribu paket sembako ini merupakan kerjasama antara komunitas SBS, Perkumpulan Masyarakat Surakarta (PMS), KAI Daop 6 Yogyakarta dan sejumlah donatur/komunitas mitra.
Ketua Umum PMS, Sumartono Hadinoto menyampaikan bahwa kegiatan SBS telah berlangsung selama dua dekade dan hanya sempat berhenti sekali saat pandemi Covid-19.

Menurutnya, keberlangsungan kegiatan ini menjadi bukti kuat semangat kebersamaan masyarakat Solo.
“SBS tidak terasa sudah 20 tahun. Setiap tahun kita selalu berbagi, bahkan selama 20 tahun ini hanya berhenti sekali saat pandemi Covid-19. Ini menunjukkan bahwa semangat guyub rukun selawase sesuai tagline SBS benar-benar luar biasa,” ujar pria yang juga menjabat sebagai Ketua PMI Surakarta tersebut.
Program sosial yang digagas oleh pembina SBS ini dinilai bukan hanya menjadi prestasi bagi Kota Solo, tetapi juga bukti bahwa masyarakatnya selalu berusaha untuk saling membantu dan melayani sesama.
Sumartono berharap kegiatan berbagi tersebut dapat terus dilestarikan agar menjadi tradisi kebaikan bagi warga Solo sesuai taglinenya guyub rukun selawase yang miliki makna hidup berdampingan dengan damai, penuh kebersamaan, dan bekerjasama selamanya.
Paket Sembako Meningkat Dibanding Tahun Lalu

Pada pelaksanaan tahun ini, total paket sembako Lebaran yang dibagikan mencapai lebih dari 11 ribu paket. Jumlah tersebut bahkan bertambah karena adanya dukungan dari berbagai institusi yang ikut berpartisipasi.
Dalam hal ini, PMS selalu aktif berpartisipasi berkat dukungan pengusaha anggota PMS.
Proses pengemasan paket sembako dimulai sejak dini hari sekitar pukul 04.30 WIB dengan melibatkan ratusan relawan.
Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Surakarta juga turut membantu kegiatan tersebut dengan mengirimkan sekitar 300 relawan untuk membantu proses pengemasan paket hingga pembagian kepada masyarakat.
Rangkaian kegiatan SBS hari ini juga akan ditutup dengan acara buka puasa bersama yang digelar di Akbara Solo.
Paket sembako tersebut dibagikan kepada berbagai kelompok masyarakat yang membutuhkan di Kota Solo.

Sumartono menyebut, penerima paket sembako ini di antaranya tukang sapu, buruh gendong, kuli panggul, tukang parkir dan masyarakat kurang mampu lainnya.
Bantuan ini diharapkan dapat meringankan kebutuhan masyarakat menjelang Hari Raya Idulfitri 2026.
Sumartono menegaskan bahwa semangat berbagi ini menjadi wujud nyata filosofi masyarakat Solo yang menjunjung tinggi kebersamaan.
“Semangat berbagi dan melayani ini harus terus kita pupuk dan lestarikan agar sampai kapan pun masyarakat Solo selalu saling membantu dan melayani,” katanya.
Dengan memasuki usia dua dekade, program SBS (Solo Bersama Selamanya) diharapkan terus menjadi simbol kuat semangat guyub rukun selawase bagi masyarakat Kota Solo.











