SOLO, MettaNEWS – Perum Bulog kantor cabang Surakarta menyalurkan Bantuan Pangan Beras dan Minyakita secara perdana di Kelurahan Kratonan, Kecamatan Serengan, Kota Solo, Rabu (11/3/2026).
Penyaluran Bantuan Pangan kali ini dilaksanakan untuk dua bulan alokasi sekaligus, yaitu alokasi bulan Februari – Maret Tahun 2026 dengan kuantum 10 Kg beras dan 2 liter Minyakita.
Per alokasinya dengan masing-masing Penerima Bantuan Pangan mendapatkan 20 Kg Beras dan 4 Liter Minyakita.
Pemimpin Cabang Bulog Surakarta Nanang Harianto mengatakan, total Penerima Bantuan Pangan (PBP) hari ini di kelurahan Kratonan sebanyak 446 PBP atau sebanyak 8.920 Kg beras dan 1.784 Liter Minyakita yang akan disalurkan.
“Sesuai yang diperintahkan dari Bapanas (Badan Pangan Nasional-red) ke kami untuk dialokasi bulan Februari dan Maret, jadi tahun 2026 pertama kali kami salurkan di wilayah Surakarta hari ini. Nanti se-Soloraya itu sejumlah 873.000 penerima. Ini mengalami kenaikan dari tahun yang sebelumnya tahun 2025,” terangnya saat ditemui di Kelurahan Kratonan.
Berdasar DTSEN (Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional-red) yang BULOG peroleh Bapanas, total di Kota Surakarta yang akan disalurkan sejumlah 55.768 PBP dengan jumlah Beras 1.115.360 Kg dan MinyaKita 223.072 Liter.
“PBP ini mengalami kenaikan juga penerima di tahun 2025 hanya sejumlah 37.000 naiknya hampir 2 kali lipat ketimbang tahun 2025. Harapannya karena memang diminta disalurkan sebelum Lebaran bisa meringankan beban penerima,” ujarnya.
Dikatakannya, Penyaluran Bantuan Pangan ini pertama kita salurkan di Solo sebelum libur Lebaran guna menjaga harga terkendali. Sedangkan Penyaluran Bantuan Pangan alokasi Februari – Maret 2026 di kabupaten lainnya seperti Klaten, Boyolali, Sukoharjo, Wonogiri, Karanganyar dan Sragen akan dilakukan serentak usai penyaluran di Kota Solo.
“Total PBP se-Solo Raya sejumlah 873.646 PBP dibanding tahun 2025 481.588 PBP ada kenaikan jumlah PBP tahun 2026 sejumlah 392.098 PBP jumlah, total yang akan disalurkan 17.472.920 Kg dan Minyakita 3.494.584 liter,” terangnya.
Di sisi lain, stok ketersediaan beras Bulog di Solo saat ini menyentuh 69.948.000 Kg, sedangkan untuk Minyakita yakni 654.142 liter.
“Jumlah Minyakita akan terus bertambah karena yang dalam pengiriman akan masuk sekitar 4 juta liter lagi sampai akhir tahun. Kalau untuk beras saat ini sedang memasuki musim puncak panen. Jika untuk Penyaluran Bantuan Pangan dan SPHP selanjutnya masih cukup sampai akhir tahun,” urainya.
Masyarkat Soloraya diimbau tidak perlu panik menyikapi kondisi harga pangan saat ini. Nanang menyebut stok yang dikuasai Bulog Surakarta terjaga cukup besar.
“Kami siap menjaga harga baik di Produsen dengan melakukan penyerapan di tingkat petani dan menjaga harga di Konsumen dengan menyalurkan Bantuan Pangan serta SPHP,” tutupnya.
Salah satu penerima, Feri Damaryani mengaku terbantu dengan adanya bantuan Bulog ini untuk persediaan Lebaran. Ia berharap kegiatan serupa dapat terus diadakan.
“Dapat bantuan ini Alhamdulillah bisa buat persediaan Lebaran, senang ada kegiatan seperti ini. Karena kan ada setiap dua bulan sekali, harapannya mudah-mudahan bantuan seperti ini bisa berkelanjutan,” terangnya.








