Pecah Ban, Bus Eka Oleng Tabrak Pohon dan Selokan di Median Jalan Jurug

oleh
Alat berat crane didatangkan untuk mengangkat bus PO Eka yang mengalami kecelakaan di Jalan Ir Sutami, Jurug, Solo, Senin (4/4/2022) | MettaNEWS/Adinda Wardani

SOLO, MettaNEWS- Bus non ekonomi Eka Mira Prima jurusan Jogja-Surabaya alami kecelakaan tunggal di Jalan Ir. Sutami, Jurug, Solo, Senin (4/4). Bus berpelat nomor S 7298 US menabrak pohon dan masuk ke saluran air di median jalan tepat didekat patung Bung Karno Naik Kuda di Jebres, Solo. Akibat hal tersebut bus alami kerusakan parah di bagian depan dan kanan bus.

Selain bagian depan bus dimana tempat sopir berada ringsek, selain itu kaca pada sisi kiri pecah hingga sebabkan sopir dan kernet mengalami luka-luka dan dibawa ke rumah sakit terdekat.

Menurut keterangan saksi mata yabg berada di lokasi, Dani Sanjaya mengaku, bus Eka Mira Prima melaju dari arah barat tepatnya dari arah kampus UNS hingga jalan depan Taman Satwa Taru Jurug (Solo).

Sekira pukul 11.50 WIB bus tersebut mengalami pecah ban depan sebelah kanan sehingga oleng dan menabrak pembatas jalan tepatnya di sebelah barat patung Bung Karno naik kuda, Jebres, Solo.

“Bus melaju dari arah kampus UNS sampai depan Jurug (TSTJ) lalu ban depan kanan pecah, oleng lalu banting setir ke kanan nabrak pohon,” ungkap Dani saat ditemui dilokasi kecelakaan, Senin (4/4).

Dani menyebut petugas kepolisian sekitar langsung datang mengatur lalu lintas agar tidak terjadi kemacetan. Tim evakuasi dan warga disekitar jalan datang untuk membantu mengevakuasi korban. Disebutkan Dani, 4 orang korban termasuk sopir dan kernet alami luka yang berat karena berada di depan bus yang mengalami kerusakan parah.

Posisi akhir bus PO Eka setelah mengalami pecah ban dan terperosok ke parit di atas median jalan | MettaNews/Adinda Wardani

Dari pantauan MettaNEWS di lokasi kejadian, proses evakuasi berjalan dengan melibatkan 2 alat berat crane untuk mengangkat bus dari saluran air di sisi selatan median jalan. Bus tersebut menabrak pohon hingga ranting masuk ke dalam bagian bus. Kerusakan bus paling parah berada di sisi kanan dimana sopir berada. Pada sisi kanan tersebut 6 kaca pecah.

Tim evakuasi memotong ranting-ranting kayu yang masuk ke kerangka atas bus untuk memudahkan proses pengangkatan dari saluran air di median jalan. Hingga pukul 14.54 WIB bus berhasil dikeluarkan dari saluran air di median jalan. Lalu lintas pun dapat berjalan normal kembali.