Siap-siap Gendengan-Gladag Akan Ditutup Total saat Mangkunegaran Run, Berikut Manajamen Rekayasa Lalu Lintas yang Perlu Diperhatikan

oleh
Mangkunegaran
Mangkunegaran Run 2024 | Dok. Instagram

SOLO, MettaNEWS – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Solo membuat manajamen rekayasa lalu lintas Mangkunegaran Run yang akan digelar pada Sabtu (19/4/2025).

Penutupan total akan dilakukan di Jalan Slamet Riyadi segmen Gendengan hingga Gladag dilakukan pada pukul 05.00-06.30 WIB.

Penutupan Jalan Gajah Mada segmen simpang Timuran hingga Masjid Solikin dilakukan pada pukul 05.15-07.30 WIB. Penutupan Jalan Yosodipuro segmen Paragon hingga Barat Mangkunegaran dilakukan pukul 06.00-08.45 WIB.

Penutupan Jalan Ronggo Warsito segmen gerbang Mangkunegaran hingga simpang Atria akan dilakukan pukul 05.00-06.00 WIB. Jalan AR Hakim diberlakukan satu arah ke barat pada pukul 05.30-06.15 WIB.

Kepala Bidang Lalu Lintas Dishub Solo, Ari Wibowo mengatakan pihaknya telah berkoordinasi aktif dengan kepolisian dan panitia penyelenggara terkait manajemen rekayasa lalu lintas Mangkunegaran Run 2025 dengan menerjunkan 100 personel.

Beberapa lokasi yang cukup krusial yaitu di rute 5K, 10K dan 21K half marathon, yang paling krusial Jalan Slamet Riyadi direncanakan sebagai rute pertama, ada rute yang berputar akan ditutup mulai dari Gendengan sampai dengan Gladag,” ujar Ari saat jumpa pers, Selasa (15/4/2025).
Selain itu, Dishub akan mengalihkan rute bus AKAP dan AKDP yang semula melalui Jalan Honggowongso dialihkan melalui Jalan Veteran – Jalan Bayangkara – Jalan Radjiman – Jalan Wahidin – Jalan Slamet Riyadi (Kerten) – Jalan Ahmad Yani.

Jalan Wahidin berlaku dua arah dan Jalan dr. Moewardi (Gendengan ke Utara ditutup saat melintasnya pelari rute 5K).

“Di Jalan Yos Sudarso jamnya sedikit ada perbedaan karena untuk penutupan menyesuaikan cut off time kedatangan pelari. Ketika memasuki suatu titik dan juga ketika pelari sudah meninggalkan titik tersebut, lokasi tersebut harus aman untuk dilintasi oleh para pelari dan tentunya beberapa titik perlu kita tutup,” terangnya.

Kantong parkir disediakan dibeberapa titik seperti Benteng Vastenburg, SMPN 10 Surakarta, SKO (SMP Khusus Olahraga) Surakarta dan kawasan Mangkunegaran.

“Untuk pengendara mobil di Benteng Vastenburg kami sediakan fasilitas shuttle untuk pelari. Memang di kawasan acara parkir sangat terbatas sekali dan bisa diarahkan untuk menggunakan kendaraan online,” tukasnya.