SOLO, MettaNEWS – Universitas Diponegoro, melalui Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler, melaksanakan pendampingan langsung ke masyarakat Desa Langenharjo, Kecamatan Grogol, Kabupaten Sukoharjo untuk menanggulangi masalah kesehatan yang kerap kali terjadi.
Dalam program yang berjudul “Edukasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) Berbasis Lokal”, mahasiswi KKN Universitas Diponegoro, Stella Regina dari Fakultas Kesehatan Masyarakat, menegaskan pentingnya perilaku sehat. Yang mudah dilakukan melalui pemanfaatan tanaman lokal kepada Gerakan PKK yang akan meneruskan program edukasi ini.
Program yang dilaksanakan pada Rabu, 31 Juli 2024 ini digulirkan untuk meningkatkan pengetahuan warga setempat mengenai pemberdayaan solusi dengan efektif.
Budaya pemanfaatan tanaman lokal sebagai media kesehatan sudah berakar kuat bagi masyarakat Desa Langenharjo. Sebagian besar masyarakat sudah menggunakan jamu yang terbuat dari jahe, kencur, kunyit, dan sebagainya dalam pola hidup sehari-hari.
Namun, pemanfaatan budaya lokal ini seringkali tidak efektif karena konsumsi yang berlebih, sehingga efek yang diberikan justru berbanding terbalik.
Berdasarkan survey yang dilakukan oleh mahasiswa, informasi ini belum diketahui oleh para konsumen jamu.
“Masih ada banyak warga yang salah kaprah tentang ini, sayang kalau ilmunya tidak dibagikan kepada masyarakat. Padahal berpotensi besar untuk kesehatan,” tutur Stella.
Kegiatan edukasi dilaksanakan di Balai Desa Langenharjo dan dihadiri oleh seluruh ibu-ibu PKK desa. Mahasiswi KKN membawakan materi pertama mengenai pengenalan PHBS dan PHBS bagi keluarga. Penekanan terhadap konsumsi sayur dan buah dalam PHBS diterapkan guna meningkatkan perhatian audiens mengenai kebutuhan energi bagi tubuh yang perlu dipenuhi yang juga menjadi topik utama dalam program ini.
KKN Universitas Diponegoro membahas materi tentang tanaman lokal Sukoharjo yang dapat dimanfaatkan sebagai pengobatan tradisional serta pencegahan terjadinya penyakit.
Hal ini dilakukan sebagai upaya memandirikan masyarakat dalam hal kesehatan, sehingga masyarakat dapat menjalankan perilaku sehat, tercegahi dari penyakit-penyakit, dan menghemat biaya yang diperlukan untuk berobat.
“Penggunaan tanaman lokal dalam upaya kesehatan juga perlu diterapkan supaya masyarakat dapat memiliki kebiasaan memanfaatkan sumber daya alam lokal dan mengembangkan serta meneruskan budaya Indonesia,” ujarnya.
Kekayaan alam Indonesia menawarkan potensi besar dalam pemanfaatan tanaman lokal sebagai solusi kesehatan. Dengan mengoptimalkan sumber daya alam, kita dapat memajukan kesehatan masyarakat secara signifikan dan berkelanjutan.
Edukasi ini juga membahas tentang manfaat serta dampak negatif jamu apabila dikonsumsi berlebih.
Kunyit, yang kaya akan kurkumin, mineral penting seperti zat besi, kalsium, dan kalium, serta vitamin A dan C, efektif dalam mengatasi peradangan kronis, nyeri, sindrom metabolik, dan kecemasan, tetapi penggunaan berlebihan dapat menyebabkan diare, sakit kepala, atau iritasi kulit.
Jahe juga menawarkan berbagai manfaat kesehatan, seperti mengurangi mual pada ibu hamil, memberikan kehangatan, serta mengatasi radang sendi, perut kembung, dan nyeri menstruasi. Namun, penggunaannya yang berlebihan bisa menyebabkan sakit perut, mulas, atau diare ringan.
Kencur dipercaya memiliki berbagai manfaat, termasuk membantu mengobati infeksi, mengurangi peradangan, meningkatkan kesuburan pria, dan menangani berbagai jenis kanker. Konsumsi kencur dalam jumlah berlebihan dapat mengakibatkan efek samping seperti tubuh terasa lemas, penurunan nafsu makan, atau diare.
Materi yang diberikan kepada Gerakan PKK dapat dibawa pulang dalam bentuk brosur informatif sebagai pedoman pemanfaatan tanaman lokal dalam upaya peningkatan PHBS.
“Sukoharjo itu justru gudangnya tanaman obat. Kebanyakan masyarakat hanya tahu beberapa, seperti jahe, kencur, bunga telang. Padahal di sini ada jahe, kencur, kunyit, laos, lempuyang, mahkota dewa, mengkudu, sambiloto, temuireng, serai, temukunci, temulawak. Tinggal pengetahuan warga yang perlu ‘disuburkan’ saja,” pungkas Stella.








