Kenduren UMKM Solo Raya 2024, Bank Indonesia Solo Dukung Generasi Muda Jadi Pelaku Usaha Berdaya Saing Tinggi

oleh
oleh

SOLO, MettaNEWS – Sebagai apresiasi untuk stake holder terkait dalam mendukung UMKM, Bank Indonesia Solo menyelenggarakan acara tahunan KENDUREN UMKM Solo Raya.

Berlangsung meriah di atrium Solo Paragon Mall, Sabtu (27/7/2024) kegiatan ini menjadi puncak rangkaian pengembangan UMKM Solo Raya.

Bank Indonesia Solo bersama stakeholders terkait bersinergi serta kolaborasi kuat dalam upaya pengembangan UMKM Solo Raya. Sehingga menciptakan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

Pertumbuhan ekonomi di masa mendatang akan banyak ditopang oleh peran generasi muda termasuk dalam pengembangan UMKM sehingga KENDUREN UMKM Solo Raya 2024 mengangkat tema “Sinergi Memperkuat Generasi Muda untuk Mengakselerasi Pertumbuhan Ekonomi yang Berkelanjutan”.

Acara tersebut dibuka oleh Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia, Destry Damayanti, Walikota Surakarta, Teguh Prakosa. Dan dihadiri jajaran Pimpinan Bank Indonesia baik pusat maupun daerah. Serta segenap unsur Forkopimda, Pemerintah Daerah se-Solo Raya, Pimpinan Instansi Vertikal, Asosiasi dan pelaku usaha UMKM se-Solo Raya.

Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia, Destry Damayanti, menyampaikan seluruh UMKM dan pelaku ekonomi turut menstabilkan perekonomian dan moneter keuangan Indonesia. Pada kegiatan tersebut pelaku UMKM muda mendapat penghargaan dan bantuan modal dari BI Solo.

“Bank Indonesia punya mandat menjalankan kebijakan kami harus bisa mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. Dan ekonomi yang berkelanjutan itu salah satunya adalah kalau kita punya backbone atau penyangga ekonomi yang kuat. Dan backbone itu adalah salah satunya UMKM. Kenapa UMKM itu kuat? karena UMKM menyerap 97% dari tenaga kerja Indonesia,” papar Destry.

Destry menyebut size industri atau size usaha di Indonesia 99% adalah UMKM. Khususnya untuk kecil dan mikro yang berkontribusi ke ekonomi sebesar 60%.

“Kalau kita ingin ekonomi bisa tumbuh berkelanjutan termasuk juga di Solo tentunya kita harus memberikan perhatian kepada UMKM ya. Karena sekali lagi saya sampaikan UMKM adalah backbone, tulang penyangga bagi perekonomian. Baik itu nasional ataupun daerah,” ujarnya.

Destry menyebut pelaksaan KENDUREN UMKM Tahun 2024 diharapkan dapat menjadi wadah bagi generasi muda berkarya dan berkontribusi dalam menstabilkan ekonomi.

“Dominasi generasi muda yang mencapai lebih dari 55% total penduduk menjadi peluang. Dalam penguatan kualitas produk dan layanan berbasis teknologi. Perluasan pasar menuju go digital dan go ekspor, dan meningkatkan kesempatan mendapatkan permodalan karena secara sistem pembayaran telah terdigitalisasi,” tuturnya.

Destry juga melihat semakin banyak anak muda yang terjun menjadi pelaku UMKM.

“Bagaimana kita memperkuat generasi muda ya untuk mendukung UMKM dalam rangka mendukung pertumbuhan ekonomi berkelanjutan generasi muda,” jelasnya.

Pada opening ceremony telah dilakukan penyerahan apresiasi berupa entrepreneurship trip atas dedikasi wirausaha muda Solo Raya. Dengan berbagai kategori sebagai champion of the champion atas konsistensinya dalam memberikan karya terbaik.

Rangkaian kegiatan KENDUREN UMKM Solo Raya 2024 diikuti oleh 74 pelaku usaha di sektor fesyen, makanan, craft, dan pertanian untuk memberikan kesempatan bagi generasi muda meningkatkan peran dan potensinya untuk mendukung pengembangan ekonomi yang inklusif.

Selain itu, kegiatan ini juga dirangkai dengan pemberian dukungan kepedulian bagi para penderita kanker usia muda. Kepedulian ini diharapkan dapat memberikan semangat dan optimisme bagi para cancer survivor untuk menjalankan pengobatannya dan menularkan semangat kepedulian bagi sesama.

Walikota Surakarta, Teguh Prakosa berharap KENDUREN UMKM Solo Raya dapat menjadi ruang terbuka bagi generasi muda untuk berekspresi dan berkarya.

“Pemerintah Kota Surakarta selalu mendukung generasi muda untuk terus produktif melalui pengembangan di berbagai sektor. Seperti pembangunan infrastruktur Solo Techno Park sebagai ruang berinovasi dan berkolaborasi serta melalui program dan pembinaan untuk generasi muda,” imbuhnya.

Apresiasi juga disampaikan atas kolaborasi dan sinergi baik yang telah terjalin selama ini antara Pemerintah Daerah, Bank Indonesia, mitra terkait dalam mendukung penguatan UMKM di Solo Raya.

“Hal ini menjadi penting mengingat UMKM terbukti memiliki daya tahan yang tinggi menghadapi berbagai tantangan. Dan memiliki peran strategis dalam mengakselerasi pemulihan ekonomi pasca pandemi. Surakarta optimis pertumbuhan perekonomian daerah mendatang dapat terus bangkit dengan kontribusi kehadiran UMKM,” pungkasnya.