SOLO, MettaNEWS – Forum Silaturahmi Ulama dan Tokoh Umat Islam Surakarta menginisiasi event bertajuk ‘Silaturahmi Akbar dan Doa Untuk Negeri’, yang puncaknya digelar di Pagelaran Kraton Surakarta Hadiningrat, Sabtu (6/8/2022).
Rangkaian kegiatannya diselenggarakan pada Jumat-Minggu (5-7/8/2022). Dimeriahkan dengan Expo Bazaar Muslim se Surakarta diikuti sebanyak 167 stan. Acara juga dimeriahkan dengan gelar seni budaya muslim, hadrah, nasyid, tari Sufi, seni Pencak Silat, talkshow dan aneka lomba Islami.
Wakil Pengageng Sasono Wilopo Keraton Kasunanan Surakarta KP Dani Nur Adiningrat, menyambut baik acara ‘Silaturahmi Akbar dan Doa Untuk Negeri’. Terlebih Keraton Kasunanan Surakarta merupakan keraton Mataram Islam. Sehingga keberadaannya menjadi pengikat dari berbagai macam forum ulama di kota Surakarta. Termasuk merangkul semua elemen keagamaan yang ada.
“Sebenarnya setiap kali keraton mengadakan upacara selalu menggelar doa keselamatan. Sekaligus menyatakan utuhnya negara kesatuan republik Indonesia yang sesuai dengan berbagai kegiatan yang dilakukan oleh Keraton Kasunanan Surakarta. Kami menyambut baik acara ini, semoga lancar, sukses dan tercapai sesuai keinginan,” jelas KP Dani Nur Adiningrat.

Sementara itu, Ketua Panitia Silaturahmi Akbar dan Doa Untuk Negeri, Muhammad Burhannudin Hilal menambahkan kegiatan ini sudah dilakukan sejak tahun 2016. Namun sempat vakum pada tahun 2020 dan tahun 2021 karena adanya pandemi Covid-19.
“Pelaksanaan tahun ini sedikit berbeda, karena ada beberapa rangkaian acara, yang dimulai pada Jumat (29/7/2022) yaitu Khataman Al Qur’an untuk keselamatan negeri dan mendoakan para sesepuh, kiai dan raja-raja Mataram Islam. Kemudian Expo Bazaar Muslim mulai 5 hingga 7 Agustus 2022, yaitu gelar produk UMKM potensi unggulan dari umat Islam,” terang Burhan.
Lebih jauh dijelaskan Burhan, puncak acara Silaturahmi Akbar dan Doa Untuk Negeri, Sabtu (6/8/2022) yaitu Pengajian dan Silaturahmi Ulama dan Tokoh Umat Islam Surakarta. Yang diikuti oleh seluruh elemen organisasi Islam, pondok pesantren dan elemen masyarakat, elemen muslim kota Surakarta dan sekitarnya.
Termasuk dihadiri sejumlah tokoh ulama, seperti Gus Ahmad Rifai dari Al Hidayah, KH. Syihabuddin dari DSKS, KH. Moh. Halim dari PP Ta’mirul Islam, Ustadz Nur Kholid Syaifullah; Ketua Umum MTA, KH. Ali Bazmul dari Al Irsyad, KH Aris Munandar dari Dewan Dakwah, KH. Muzayyin dari PP Al Mukmin-Ngruki, H. Mashuri, Ketua PCNU Surakarta, KRT. Muh. Muhtarom dari Tafsir Anom Kraton Surakarta, KH. Drs. Muh Subari, Ketua PD Muhammadiyah Surakarta, Habib Sholeh Al Jufri (Habaib) dan pembacaan doa oleh Habib Jamal bin Abdul Qodir Assegaf dari Masjid Jami’ Assegaf.
“Tema ceramah yang disampaikan adalah Dengan Semangat Hijriyah Kita Perkuat Ukhuwah Islamiyah Untuk Membangun Negeri. Dimana masing-masing tokoh akan berceramah selama 5 hingga 7 menit. Dipastikan seluruh jamaah dari elemen muslim yang akan ikut hadir, dan diperkirakan ada sekitar 300 satgas muslim yang akan ikut menjaga dan menertibkan jalannya acara,” ungkap Burhan.









