Serap 96,92% Tenaga Kerja, Kenduren UMKM Bank Indonesia Dorong UMKM Surakarta Tembus Pasar Global

oleh
oleh
Walikota Gibran, Kepala Bank Indonesia Solo Nugroho Joko Prastowo meninjau booth-booth kreatif di Kenduren UMKM, Jumat (15/7/2022) | Metta NEWS / Puspita

SOLO, MettaNEWS – Bank Indonesia Solo kembali mengadakan Kenduren UMKM Solo Raya 2022 yang berlangsung pada 15-17 Juli 2022 di Atrium Solo Square Mall untuk mendorong Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) naik kelas dan menembus pasar global. Kenduren UMKM (Berkembang dan Berinovasi Menjadi UMKM Keren) diadakan sejak tahun 2020 namun karena pandemi baru tahun ini diadakan secara meriah dan melibatkan UMKM dari Solo dan sekitarnya. 

Kegiatan dibuka oleh Walikota Surakarta dan Kepala Perwakilan Bank Indonesia Solo dan dihadiri Forkopimda Kota Surakarta, Otoritas Jasa Keuangan, pejabat yang mewakili 7 (tujuh) Kabupaten/Kota Surakarta dan sekitarnya, dan berbagai komunitas serta asosiasi pegiat UMKM dan sistem pembayaran. 

Selain membuka kegiatan, Walikota Solo bersama Kepala Perwakilan Bank Indonesia Solo juga melakukan prosesi peluncuran Logo dan Nama Komunitas UMKM Solo Raya. Logo dan nama komunitas ini dipilih melalui lomba dalam kegiatan pre-event KENDUREN UMKM yang diikuti 42 peserta.

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah memegang peranan penting sebagai tulang punggung perekonomian nasional, karena UMKM memiliki kontribusi 57,14% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) dan menyerap 96,92% dari total tenaga kerja. UMKM bahkan menjadi buffer dalam berbagai krisis ekonomi karena memiliki tingkat resiliensi yang tinggi. 

Oleh karena itu, pengembangan UMKM merupakan prasyarat untuk mendorong percepatan pemulihan dan peningkatan pertumbuhan ekonomi. Bank Indonesia bersama pemerintah berkomitmen untuk terus mendorong pemberdayaan UMKM agar dapat naik kelas dan memberikan kontribusi yang lebih besar terhadap perekonomian Indonesia. 

Kepala Perwakilan Kantor Bank Indonesia Solo, Nugroho Joko Prastowo menjelaskan salah satu strategi pengembangan UMKM agar naik kelas adalah dengan mendorong UMKM go digital. 

“Digitalisasi UMKM telah melahirkan berbagai peluang baru yang dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan inklusi keuangan bagi UMKM serta mendorong perluasan akses pasar,” tutur Joko pada sambutan pembukaan Kenduren UMKM 2022, Jumat (15/7/2022). 

Tersedianya akses pasar dan layanan keuangan yang mudah dijangkau oleh UMKM lanjut Joko menjadi salah satu faktor penting dalam meningkatkan produktivitas dan ketahanan UMKM terhadap guncangan ekonomi.

Usai meninjau booth-booth pameran UMKM, Walikota Solo Gibran Rakabuming mengapresiasi UMKM peserta Kenduren 2022. 

“Bagus-bagus UMKM nya, yang dari sekitar Solo juga mendukung. Yang penting kompak dulu antar UMKM, sama-sama mau maju dan dibimbing,” ungkap Gibran. 

Gibran juga menyoroti beberapa kemasan dari produk UMKM peserta yang masih harus ditingkatkan. 

“Tadi saya lihat packaging nya kurang standar, nanti biar didampingi Bank Indonesia sama bank yang lain. Ada beberapa yang kemasannya masih polosan,” pungkasnya.