Kerabat Sepakat Tunjuk GPH Bhre Cakrahutomo sebagai Mangkunegara X

oleh
oleh
Pura Mangkunegaran
Pura Mangkunegaran | dok Soloblitz

SOLO, MettaNEWS – Pura Mangkunegaran, resmi mengumumkan Gusti Pangeran Hario Bhre Cakrahutomo Wira Sudjiwo sebagai Mangkunegara X meneruskan almarhum ayahnya, KGPAA Mangkunegara IX. Bhre, akan dikukuhkan dalam sebuah prosesi jumenengan pada Sabtu Pahing, 12 Maret 2022 mendatang.

Pengumuman itu disampaikan dalam sebuah jumpa pers di Pura Mangkunegaran, Selasa (1/3/2022), oleh Pengageng Wedhana Satria, KRMT Lilik Priarso didampingi beberapa punggawa. Tidak Nampak seorang pun kerabat dalam jumpa pers yang hanya berlangsung kurang dari 10 menit.

“Tidak ada tanya jawab ya, ini hanya pengumuman. Dan nuwun sewu, setelah ini kami akan segera menggelar rapat untuk mempersiapkan segala sesuatunya,” ujar Lilik.

Saat Lilik mempersilakan wartawan keluar, sejumlah peserta rapat sudah mulai berdatangan. Mereka tampak dari unsur pemerintah. Tampak juga sejumlah polisi dengan dua mobil patroli memasuki halaman Pura.

Pengumuman bertanggal 25 Februari 2922 itu ditulis dalam Bahasa Jawa, ditandatangani dua kerabat sepuh Mangkunegaran, yakni GRAy Retno Rosati Notohadiningrat dan GRAy Retno Satuti Suryohadiningrat. Keduanya adalah kakak dari almarhum Mangkunegara IX, disebutkan dalam pengumuman mereka mewakili keluarga.

Disebutkan dalam pengumuman, setelah mengadakan pertemuan keluarga, demi menjalankan aturan adat, dengan tulus ikhlas dan semangat persatuan, maka mendukung Prameswari Dalem Gusti Kanjeng Putri Mangkunegara IX untuk menetapkan Pangeran Bhre sebagai Mangkunegara X.

KGPAA Mangkunegara IX wafat pada Agustus 2021. Sejak itu, muncul dua nama yang berpeluang meneruskan tahta. Mereka adalah GPH Paundrakarna dan GPH Bhre Cakrahutomo.

Paundrakarna adalah putra MN IX dengan putri Presiden Soekarno, Sukmawati. Sejumlah pihak menilai Paundra memiliki kesiapan lebih dalam berbagai hal. Namun, faktanya orangtuanya bercerai sebelum dinobatkan sebagai Mangkunegara.

“Aturan adat, serta hasil pertimbangan keluarga, putra tertua dari prameswari yang lebih tepat,” ujar Lilik Priarso beberapa waktu lalu.

Seorang kerabat sepuh yang enggan disebut namanya menyebut, pemilihan GPH Bhre Cakrahutomo merupakan pilihan yang disertai banyak pertimbangan. Sumber tersebut juga menyebut, Paundra tidak akan disisihkan. “Sebagai pangeran sepuh, beliau tetap akan diminta berperan dalam memajukan Mangkunegaran,” ujarnya.