SOLO, Metta NEWS – Pada upacara memperingati HUT Kota Solo yang genap berusia 277 tahun, Kamis (17/2/2022) Pemerintah Kota Solo meluncurkan tiga inovasi baru yang berhubungan dengan masyarakat dan untuk ASN sendiri.
Diawali dengan Tari “Krida Matra Hayu” sebagai pembuka upacara di halaman Pendhapi Gedhe Sala memiliki arti derap langkah menuju cita-cita dengan semangat memajukan Kota Solo, upacara dengan peserta terbatas ini dipimpin oleh Wakil Wali Kota Teguh Prakosa.
Hari Jadi tahun ini mengusung tema “Sesarengan Gumregah Sesarengan Jumangkah” Tema yang berarti Bersama Bangkit, Bersama Melangkah.
Wakil Walikota Surakarta Teguh Prakosa mewakili Walikota Surakarta Gibran Rakabuming mengatakan bangkit bersama dan melangkah bersama mempercepat pertumbuhan ekonomi Kota Surakarta ditandai dengan peluncuran 3 layanan masyarakat dan ASN untuk mendukung percepatan ekonomi dan layanan masyarakat serta pemerintahan di Kota Surakarta.
Wawali Teguh meresmikan penggunaan Aplikasi Layanan Administrasi Kependudukan Tanpa Turun (LANTATUR) / drive thru, Aplikasi Tanda Tangan Elektronik (BKPSDM) dan layanan Gerobak listrik perpustakaan keliling Bemo Pustaka.
“3 layanan ini kita harapkan mampu mempercepat pelayanan masyarakat dan ASN di Kota Surakarta. 3 menit selesai dalam pengurusan KTP, Tanda tangan Elektronik bisa mempercepat pengambilan keputusan dan Bemo Pustaka menyediakan layanan bacaan pengetahuan dan ilmu pengetahuan bagi masyarakat dengan ratusan buku menjangkau sampai gang sempit kampung,” jelas Wawali Teguh.
Teguh Prakosa mengharapkan dengan peluncuran layanan tersebut, digitalisasi pelayanan masyarakat dan ASN semakin mendukung percepatan ekonomi Kota Surakarta di masa Pandemi Covid 19.
Lantatur merupakan layanan administrasi kependudukan langsung jadi di tempat tanpa harus turun dari kendaraan, menggunakan Aplikasi Dukcapil via gawai pintar.
“Selain mempermudah proses administrasi kependudukan tanpa harus datang ke kantor, database pelayanan administrasi kependudukan ini juga sangat bermanfaat bagi Pemkot Surakarta dalam penyusunan program dan pengambilan keputusan,” terang Wawali Teguh.
Tanda Tangan Elektronik BKPSDM merupakan transformasi layanan manual ke digital menuju otomatisasi layanan kepegawaian. BKPSDM merilis otomatisasi 4 layanan kepegawaian yakni pengangkatan pegawai ASN, kenaikan pangkat, cuti dan pensiun. Hal tersebut merupakan pengembangan dari proses digitalisasi dokumen kepegawaian dan Sistem Tanda Tangan Elektronik untuk layanan Kenaikan Gaji Berkala yang telah dilaksanakan pada tahun 2021.
Sedangkan Bemo Pustaka sebagai gerobak listrik mampu membawa ratusan buka untuk disajikan pada warga masyarakat Kota Surakarta dengan mobilitas radius tempuh 70 km. Kerjasama Pemkot Sala dengan Yayasan Imeco Bhakti Nusa.
“Bertujuan mencerdaskan warga khususnya anak – anak demi meningkatkan budaya literasi dan minat baca dengan perpustakaan keliling yang lebih menjangkau daerah – daerah dengan gang atau jalan yang sempit,” ungkap Teguh.
Selain peluncuran 3 layanan tersebut, juga diserahkan sertifikat akreditasi perpustakaan pada Perpustakaan Umum Kota Surakarta, Perpustakaan SDN Mangkubumen Lor No 15, SMPN 1 Surakarta, Perpustakaan SMA Warga Surakarta dan Perpustakaan Universitas Slamet Riyadi Surakarta.
Pemkot Surakarta juga menyerahkan hadiah lomba logo Hari Jadi Kota Sala Ke 277, lomba video dan penghargaan Prayoga Bayanaka Ketenagakerjaan pada PT Djitoe Indonesia Tobacco, Hotel fave Manahan dan PT Sari Warna Asli Garment.
Sejarah Hari Jadi Kota Solo ini mengingatkan kembali perjalanan masa lalu. Dari Keraton Mataram di Kartasura luluh lantak pasca pemberontakan RM Garendi. Setelah pemberontakan dipadamkan, raja memutuskan memindahkan keraton. Pemindahan pusat kekuasaan dari Kartasura ke Solo yang kemudian bernama Surakarta pada 17 Februari 1745, dijadikan tonggak peringatan hari jadi Kota Surakarta.








