Dua Pengunjung Pasar Malam Cembreng Reborn Masuk Rumah Sakit, Tiga Wahana Ekstrem Ditutup

oleh
oleh
Ilustasi wahana bianglala | nusabali

KARANGANYAR, MettaNEWS – Pasar malam Cembreng Reborn di kawasan bekas Pabrik Gula Colomadu, Karanganyar, makan korban. Wahana bianglala rusak, salah satu sangkarnya terjatuh dan menimpa sangkar lain yang berisi penumpang. Dua orang terluka dan harus masuk rumah sakit, Selasa (21/11/2023) malam.

Camat Colomadu, Dwi Adi Susilo membenarkan kejadian itu.

“Pemkab Karanganyar mengambil tindakan, menutup sementara tiga wahana di pasar malam yang berpotensi menimbulkan kecelakaan. Tiga wahana itu bianglala, ombak banyu dan kora-kora. Nanti Polres Karanganyar yang akan mengevaluasi, berpijak dari kasus semalam,” ujarnya.

Wahana bianglala, adalah kincir besar dengan sangkar-sangkar besi yang bisa memuat dua orang dewasa. Pada Selasa malam, saat wahana tersebut beroperasi, salah satu sangkar jatuh dan menimpa sangkar lain di bawahnya.

Di dalam sangkar yang tertimpa tersebut terdapat dua penumpang , Novrizal Farrul Gumilang (20) dan Afrischa Yusti Nabrita (22), keduanya warga Magetan, Jawa Timur. Kedua korban mengalami cedera serius, sehingga harus mendapat perawatan di RSUD Dr Moewardi Solo.

Dwi Adi Susilo menyebut, di luar ketiga wahana yang terpaksa berhenti beroperasi, pasar malam tetap berjalan normal. Event tahunan itu merupakan kerja sama swasta yang menyewa lahan eks PTP IX, mulai tanggal 10 November – 10 Desember.

Pasar malam cembreng, di masa lalu merupakan tradisi setiap Pabrik Gula Colomadu memasuki masa panen dan giling tebu. Kini, meski pabrik sudah tidak lagi beroperasi, tradisi tersebut tetap berjalan dan ramai oleh pengunjung.