Fredy Setiawan Tumbangkan Atlet Asal Iran di FOX’S Indonesia Para Badminton International 2023

oleh
FOX’S Indonesia Para
Atlet unggulan NPCI, Fredy Setiawan bertanding dengan atlet Iran, Bavarsad Shankian di turnamen FOX’S Indonesia Para Badminton International 2023 di GOR Sritex Arena Solo, Rabu (6/9/2023) | MettaNEWS / Adinda Wardani

SOLO, MettaNEWS – Fredy Setiawan, atlet Para Badminton NPC Indonesia berhasil straight game menumbangkan atlet para bulutangkis Iran, Bavarsad Shankian di hari kedua FOX’S Indonesia Para Badminton International 2023 di GOR Sritex Arena, Rabu (6/9/2023).

Fredy berhasil menyapu skor 21-6, 21-7 di kelas Men Single SL4 Group A. Atlet asal Solo itu tampak  sangat enjoy dalam pertandingan. Wajar saja, Fredy merupakan unggulan pertama NPC Indonesia di kelas ini.

“Lawannya kebetulan dari awal sudah bilang, kalau dia baru pertama kali ikut tournament. Jadi kami main enjoy saja,” katanya kepada awak media usai laga, Rabu (6/9/2023).

Meski bermain mulus, Fredy mengaku arah angin di GOR Sritex Arena cukup berpengaruh pada jalannya permainan melawan Bavarsad Shankian.

“Memang saya harus belajar mengetahui arah angin juga karena kan tadi banyak out juga,” ujar Fredy.

Kesalahan coba dihindari Fredy. Pasalnya, target atlet berusia 31 tahun itu adalah emas.

“Saya berharap saya bisa sampai akhir event. Target saya emas,” ujarnya.

Selain MS-SL4, Fredy juga berlaga di Mix Double SL 3- SU5 bersama Khalimatus Sadiyah. Mereka juga telah memenangkan dua pertandingan. Yakni menang walkover dari kontingen India dan menang straight game (21-5, 21,4), melawan Sanjeewa Parera Madduma Kaluge dan Matar Althaf.

Fredy juga bermain Men Double SL3-SL4 dengan Dwiyoko. Sore ini mereka akan melawan Feras Seiha dan Jitesh Singh Rathee. Tapi hingga berita ini ditulis, pertandingan memang belum dimulai.

“Persiapan dengan Dwiyoko sudah baik. Kamu latihan setiap hari,” katanya.

Selain mengincar emas, Fredy juga ingin mengumpulkan poin. Supaya dirinya lolos ke Paralimpiade Paris 2024.

“Persiapan memang dari NPC meminta setiap pertandingan ada target. Juga mendapat poin sebanyak-banyaknya karena kan Paris masih lama masih tahun depan. Jadi sebisa mungkin ikut tournamen itu sebanyak-banyaknya juga,” pungkasnya.