Para Pemain Unggulan Dunia Berebut Poin ke Paralimpiade Paris di FOX’S Indonesia Para Badminton International 2023

oleh
FOX’S Indonesia

SOLO, MettaNEWS – Selain berburu gelar juara, atlet-atlet yang berlaga di FOX’S Indonesia Para Badminton International 2023 juga memburu poin tambahan guna memastikan diri bertanding di Paralimpiade Paris 2024.

Alhasil, turnamen yang tengah bergulir di GOR Sritex Arena, Solo, Jawa Tengah sejak 5 hingga 10 September 2023 mendatang berhasil menarik perhatian sejumlah pemain unggulan dunia.

Salah satunya ialah atlet putri SL 3 andalan Turki, Halime Yildiz. Pada FOX’S Indonesia Para Badminton International 2023, pemain yang saat ini menghuni peringkat satu dunia tersebut terjun di tiga nomor yakni Tunggal Putri SL 3, Ganda Putri SL 3 – SU 5, dan Ganda Campuran SL 3 – SU 5.

Halime berharap bisa meraih hasil optimal dalam turnamen bergengsi ini sehingga bisa mendongkrak perolehan poin menuju Paris 2024.

Pada hari kedua FOX’S Indonesia Para Badminton International 2023, Halime bertemu dengan wakil India Amudha Saravanan di nomor Tunggal Putri SL 3. Dalam pertandingan tersebut, Halime menang mudah dua gim langsung 21-8, 21-7.

“Saya berusaha menampilkan performa terbaik demi memenangi emas di Fox’s Indonesia Para Badminton International 2023. Terlebih, perebutan poin dalam Race to Paris masih sangat ketat. Namun, tantangan selalu ada terlebih beberapa pemain Indonesia yang punya kans juara dan lebih percaya diri karena bermain di rumah sendiri,” tutur Halime usai berlaga di atas arena.

Dalam peringkat Race to Paris 2024, Halime saat ini menghuni tiga besar dengan 43.265 poin. Ia masih bersaing ketat dengan wakil India, Mandeep Kaur di peringkat pertama dengan 48.066 poin dan andalan Indonesia Syakuroh Qonitah Ikhtiar di posisi kedua yang sudah mengumpulkan 47.477 poin. Bila berhasil menjuarai FOX’S Indonesia Para Badminton International 2023, Halime dapat mendekati posisi Mandeep Kaur yang absen pada turnamen ini. “Tapi saya juga berpotensi bertemu dengan Syakuroh Qonitah, dan dia adalah lawan tersulit saya,” Halime menjelaskan.

Sementara itu, tim Indonesia memiliki sejumlah atlet yang juga turut berburu poin menuju Paralimpiade Paris 2024. Salah satunya ialah Fredy Setiawan/Khalimatus Sadiyah yang berstatus unggulan kedua di sektor ganda campuran SL 3 – SU 5 pada FOX’S Indonesia Para Badminton International 2023.

Mereka merupakan satu dari dua pasangan ganda campuran di nomor SL 3 – SU 5 yang paling berpeluang mendapatkan tiket lolos ke Paris 2024 selain pasangan Hikmat Ramdani/Leani Ratri Oktila. 

Saat ini, dalam peringkat Race to Paris 2024, Fredy/Sadiyah menghuni peringkat lima dengan perolehan 38.408 poin.

“Kami masih terus berusaha mengumpulkan poin sebanyak-banyaknya agar dapat lolos ke Paralimpiade Paris 2024. Hanya tersisa beberapa turnamen menuju Paralimpiade Paris 2024, jadi tentunya memenangkan kejuaraan ini sangat berarti bagi kami,” ujar Fredy.

Pada turnamen hari kedua, Fredy/Khalimatus bertemu dengan pasangan gado-gado Sanjeewa Perera Madduma Kaluge dari Sri Lanka dan Matar Altaf asal Suriah. Fredy/Sadiyah berhasil menang dua gim langsung dengan skor 21-5, 21-4.

Asa Indonesia lainnya juga diemban oleh pemain tunggal putra SU 5, Dheva Anrimusthi. Pasalnya, peraih medali Perak di Paralimpiade Tokyo 2020 itu menempati urutan keempat dalam peringkat Race to Paris 2024 dengan perolehan 42.900 poin.

Selain Dheva, di sektor yang sama terdapat pula Suryo Nugroho yang saat ini berada di peringkat kelima setelah mengumpulkan 42.374 poin. Demi mengamankan tiket ke Paris, Dheva dan Suryo menargetkan keluar sebagai kampiun di FOX’S Indonesia Para Badminton International 2023.

“Peluang saya untuk bisa lolos ke Paris belum benar-benar aman. Namun, saya masih optimistis dan akan berusaha sekeras mungkin untuk selalu ikut serta dan menjadi juara di turnamen-turnamen tersisa seperti FOX’S Indonesia Para Badminton International 2023, juga berbagai ajang besar seperti Asian Para Games dan Kejuaraaan Dunia Para Badminton,” ujar Dheva usai pertandingan melawan Jadeja Indrajitsin