16 Ribu Warga Solo Menganggur, Job Fair Solo Career Expo Merdeka Hanya Bisa Serap 20 Persen Pelamar

oleh
Job fair
Ratusan pencari kerja hadiri job fair Solo Career Expo Merdeka di Pendapi Balai Kota Solo, Kamis (24/8/2023). Job Fair menjadi salah satu cara menurunkan angka pengangguran | MettaNEWS / Adinda Wardani

SOLO, MettaNEWS – Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Solo menggelar Job Fair Solo Career Expo Merdeka selama 2 hari, 24-25 Agustus 2023 di Pendapi Gede Balai Kota Solo secara gratis.

Ada 3.906 lowongan pekerjaan dari 43 perusahaan seperti perbankan, hotel,  jaringan waralaba, perusahaan pariwisata hingga perusahaan manufakturing multinasional yang ikut serta dalam job fair virtual dan offline ini.

Kepala Disnaker Kota Solo, Widyastuti mengatakan Job Fair Solo Career Expo Merdeka digelar dalam ranga mengoptimalkan tenaga kerja dan menekan angka pengangguran di Kota Solo dan sekitarnya.

“Ada 3906 lowongan pekerjaan terdiri atas 255 jabatan dari 43 perusahaan. Animo masyarakat sangat sangat tinggi sekali ya terbukti dari pendaftaran dan pengambilan nomor sudah 950 dan online 1250 pendaftar,” ujar Widyastuti.

Pengembangan Pengangguran Terdidik (PPT) Kota Solo saat ini berada di angka yang cukup tinggi yakni 5,83 persen atau 16 ribu orang pengangguran. Jumlah ini menjadi PR bagi Pemerintah Kota Solo yang harus diselesaikan. Mengingat jumlah lowongan pekerjaan yang disediakan hanya mencangkup 20 persen saja dari total pengangguran yang ada.

“Sekitar 16 ribu orang yang membutuhkan mudah-mudahan ini kalau memang terserap kan hampir 4 ribu. Sehingga ada yang bisa terkurangi dan mudah-mudahan di Satkernas BPS tahun depan angkanya sudah berkurang,” kata Widyastuti.

Angka PPT sebelum pandemi tercatat lebih baik dari tahun ini yakni 4 persen. Sedangkan saat pandemi melanda selama 2 tahun berturut-turut PPT Kota Solo menjasi 7,95 persen dan turun menjadi 5,83 persen sejak tahun 2022.

Penurunan 2,02 persen ini menjadikan Kota Solo ssbagai kota terbaik dalam penurunan tingkat pengangguran di Jaw Tengah.

“Ada beberapa strategi yang di situ kita bekerja sama berkolaborasi dengan Pemkot Solo. Bagaimana caranya kita menurunkan angka pengangguran tersebut kita meminta data dari para kritikus kemudian kita ada penyusunan makro dan mikro,” terangnya.

Wakil Wali Kota Solo, Teguh Prakosa meminta agar masyarakat meeubah cara berpikir mengenai kesempatan kerja.

“Jangan terlalu lama memilih-milih. Belum tentu seperti hari ini ada 43 perusahaan dan kesempatannya ada 3000 lebih yang bisa menampung tenaga kerja.  Kalau hari ini kita tidak ambil kesempatan, mungkin tidak datang dua kali bahkan tiga kali,” kata Teguh.

Teguh mengajak masyarakat khususnya pencari kerja memanfaatkan kesempatan job fair ini dengan baik.

“Kesempatan yang baik yang hanya 2 hari di Kota Solo ini mari kita bersama-sama termasuk teman-teman kepala dinas yang hadir pada hari ini untuk menyebarkan lewat desa, kelurahan bahkan ada websitenya secara online supaya penganggurannya berkurang,” pungkasnya.