Cegah Stunting, SD Muhammadiyah PK Kottabarat Gelar Kampanye Isi Piringku

oleh
oleh
stunting
SD Muhammadiyah PK Kottabarat Surakarta mengikuti kegiatan kampanye "isi piringku" untuk pencegahan stunting | dok Humas SD PK Kottabarat

SOLO, MettaNEWS – Cegah stunting murid SD Muhammadiyah PK Kottabarat Surakarta ikuti kegiatan kampanye “isi piringku”. Sebanyak 84 murid kelas 5 ini mengikuti kegiatan di aula sekolah setempat.

Kepala SD Muhammadiyah PK Kottabarat, Nursalam menjelaskan, kegiatan ini bertujuan untuk mengkampanyekan pemahaman gizi seimbang kepada para murid.

“Isi piringku merupakan pedoman dari Kementerian Kesehatan. Untuk mensosialisasikan konsumsi makanan yang sesuai pedoman gizi seimbang,” jelas Nursalam.

Pada kampanye isi piringku menghadirkan narasumber. Hadir Tiara Putri Kusumawardani dari UPT Puskesmas Purwosari Surakarta dan perwakilan pengurus komite kelas 5.

Nursalam berharap semua peserta bisa mengikuti dengan fokus. Dan menyampaikan pertanyaan apabila ada hal-hal yang belum jelas.

“Kampanye gizi seimbang sangat penting. Sebagai bentuk kepedulian sekolah turut serta menyukseskan program pemerintah, yaitu pencegahan stunting,” ujarnya.

Tiara Putri Kusumawardani dalam paparannya, menjelaskan tentang 4 pilar gizi seimbang.

“Mulai dari pentingnya pola hidup aktif dan berolahraga, menjaga berat badan ideal. Juga mengkonsumsi makanan dengan beraneka ragam dan menerapkan pola hidup bersih dan sehat,” tutur Tiara.

Kegiatan selanjutnya adalah materi dari pengurus komite kelas 5. Yaitu praktik secara berkelompok. Setiap kelompok beranggotakan 5 atau 6 murid dan masing-masing memegang lembar kerja.

Setiap kelompok mendapat tugas mengelompokkan jenis sayur, buah, lauk, dan makanan pokok. Sesuai pedoman gizi seimbang yang tertera pada satu piring setiap makan. Yakni 1/3 piring berisi sayur, 1/3 piring berisi makanan pokok. Dan 1/6 piring berisi buah, dan 1/6 piring berisi lauk.

Seluruh peserta terlihat antusias dan kompak dalam menyelesaikan lembar kerja masing-masing. Semua berlomba-lomba ingin selesai lebih awal.

Arsyadana, selaku penitia kegiatan berharap kegiatan ini betul-betul bisa dipahami murid secara menyeluruh.

“Kegiatan ini bagian dari program sekolah yang berkaitan dengan kampanye gizi seimbang dan rencananya akan dilakukan secara rutin, ungkap Dana.

Salah satu murid kelas 5, Nismara Pragya Chedrina Agung, merasa senang dengan kegiatan ini.

“Kelompok saya menyelesaikan tugas praktik paling pertama selesai. Alhamdulillah, mendapat penilaian terbaik”, pungkasnya.