SOLO, MettaNEWS – Revitalisasi Pasar Jongke akan segera dikebut Juni mendatang. Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka mengatakan saat ini pembongkaran di pasar yang terletak di Pajangan Laweyan itu hampir selesai.
“Jongke kita kebut kalau tidak sekarang nanti ora digawe-gawe (nggak segera dibuat-red). Jongke bentar lagi rampung pembongkaran,” ujarnya, Rabu (24/5/2023).
Pasar Jongke masuk ke dalam 17 proyek prioritas pembangunan Gibran. Targetnya tahun 2024 revitalisasi pasar ini rampung.
“Cepat-cepatan dikebut makanya mohon doanya kalau rada molor sedikit seminggu dua minggu,” kata dia.
Kepala Dinas Perdagangan Kota Solo, Heru Sunardi mengatakan kontrak penghapusan atau penjualan aset Pasar Jongke berakhir di bulan Mei. Artinya bangunan-bangunan di Pasar Jongke harus sudah rata dengan tanah.
“Sesuai dengan schedulue Kementerian PUPR sekitar tanggal 6 Juni sudah kontrak. Lelang pembangunan fisiknya Kementerian PUPR, tender diharapkan sudah bersih 100 persen,” kata Heru.
Proyek ini dikerjakan langsung oleh Kementerian PUPR dengan pagu anggaran Rp 138 miliar.
“Pembangunan 12 bulan multiyears. Kontraknya kita belum tahu pemenang lelang itu siapa. Nanti 2 lantai sama seperti Pasar Legi,” terangnya.
Didesain dengan sentuhan klasik kolonial megah anti banjir, Pasar Jongke nantinya akan digabung dengan Pasar Kabangan.
“Cuma nanti tampak dari selatan karena ada landscape yang cukup signifikan karena dari DED nya hanya lantai atas sama dasar aja.
Tapi kalau ke belakang nanti ada diurug sampai batas aman terkait banjir,” kata Heru.
Bangunan Pasar Jongke nantinya lebih kokoh dan nyaman dengan konsep bersih dan hidup.
“Kan sudah ditandai dari penandaan itu dinaikkan lagi untuk jangka panjangnya supaya pasar itu aman untuk puluhan tahun,” tuturnya.
Pihaknya optimis proyek ini dapat rampung sesuai lini masa. Terlebih kondisi di lapangan juga sudah menunjukkan kemajuan.
“Di lapangan kita juga melihat sudah tinggal pekerjaan kecil, artinya besi atap genting kayu sudah mulai diambili semua. Masih ada seminggu, optimis tepat waktu,” ujar Heru.







