Perputaran Uang di Solo Selama Lebaran 2023 Tembus Rp 2 Triliun

oleh
oleh
tukar uang
Warga mengantre untuk tukar uang baru di mobil kas keliling | Metta News / Puspita

SOLO, MettaNEWS – Perputaran uang di Kota Solo selama masa Lebaran 2023 mencapai Rp 6 triliun.

Kepala Bank Indonesia Solo Nugroho Joko Prastowo memperkirakan ada sekitar Rp 2 triliun uang kartal. Yang masuk ke Solo selama masa Lebaran kemarin.

“Kami memperkirakan ada sekitar Rp 2 triliun uang kartal yang pemudik bawa ke wilayah Soloraya. Dan selanjutnya akan masuk menjadi inflow di BI Solo,” kata Joko.

Joko menyampaikan data realisasi kebutuhan uang kartal dalam menghadapi lebaran 2023. Yang mencapai Rp 6,05 triliun atau 100% dari perkiraan saat kick off penukaran uang di Pasar Klewer (21/3/2024).

“Realisasi ini meningkat 8% dari tahun sebelumnya sebesar Rp 5,6 triliun,” jelas Joko.

Ia mengungkapkan, kebutuhan uang kartal tersebut terpenuhi dari penarikan uang kartal dari BI Solo sebesar Rp 4,12 triliun. Dan penarikan transaksi uang kartal dari antar bank (TUKAB) sebesar Rp 1,93 triliun.

“TUKAB merupakan transaksi uang kartal bank yang hendak perbankan umum  setorkan ke Bank Indonesia Solo. Namun bank lainnya langsung menarik. Atau bank lain yang membutuhkan langsung menggunakan agar lebih cepat dan efisien,” paparnya.

Bank Indonesia Solo catat pecahan Rp 5 ribu mendominasi perputaran uang

Joko menyampaikan lebih rinci terkait distribusi pecahan berdasarkan bilyet atau lembar. Masyarakat paling banyak paling menyukai pecahan 5 ribuan dengan porsi 22%. Pecahan 2 ribuan porsi 19% dan pecahan 10 ribuan porsi 17%.

“Pecahan yang paling banyak adalah pecahan Rp 5 ribuan. Sebanyak Rp 32.9 juta bilyet atau Rp 164.9 miliar. Dan pecahan Rp 2 an sebanyak 28.9 juta bilyet atau senilai Rp 57.8 miliar,” rinci Joko.

Ia juga mengatakan perputaran uang  berbeda dengan situasi sebelum lebaran. Dalam satu bulan ke depan Bank Indonesia Solo akan menerima arus balik penyetoran uang kartal melalui perbankan.

“Sesuai karakteristiknya, jumlah uang kartal yang perbankan setorkan masuk (inflow) pasca lebaran akan lebih besar. Dari yang keluar atau penarikan dari masyarakat (outflow) sebelum lebaran,” tuturnya.

Kondisi ini lanjut Joko, menyiratkan bahwa selain uang kartal yang keluar dari Bank Indonesia Solo, aktivitas ekonomi Solo dan sekitarnya juga bergerak oleh uang kartal. Yang pemudik bawa masuk ke wilayah Soloraya.

“Yang selanjutnya perbankan akan menyetorkan masuk ke Bank Indonesia Solo,” pungkas Joko.