SOLO, MettaNEWS — Wali Kota Surakarta, Respati Ardi, menyambut positif peluang kolaborasi antara Pemerintah Kota Surakarta dan Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di New York guna membawa potensi Kota Solo ke tingkat internasional, khususnya di sektor ekonomi kreatif dan industri wellness.
Hal tersebut disampaikan usai menerima kunjungan Konsul Jenderal RI di New York, Winanto Adi, di Loji Gandrung, Selasa (16/6/2026).
Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak membahas berbagai peluang kerja sama strategis antara Kota Solo dan KJRI New York. Salah satu fokus utama pembahasan yakni mendorong potensi wellness Kota Bengawan agar semakin dikenal luas dan mampu menembus pasar global.
“Kami mengucapkan terima kasih. Kebetulan Pak Konjen merupakan putra asli Solo, dari Kepatihan. Sebagai putra daerah beliau ingin berkontribusi nyata kepada tempat kelahirannya,” kata Respati.
Respati menyampaikan, pengembangan industri ekonomi kreatif dan wellness diyakini mampu menciptakan lapangan kerja baru sekaligus memperkuat posisi Kota Solo di mata dunia.
“Tentu kita menyambut gembira dan yakin industri ekonomi kreatif dapat menciptakan lapangan kerja sekaligus membawa Kota Solo memiliki peran penting di mata dunia,” lanjutnya.
Respati optimistis kerja sama tersebut dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, mulai dari peningkatan kesejahteraan hingga promosi berbagai potensi unggulan Kota Solo ke kancah internasional.
Sementara itu, Winanto Adi menyatakan kesiapan pihaknya untuk menjajaki berbagai bentuk kolaborasi dengan Pemerintah Kota Surakarta, terutama dalam pengembangan industri wellness yang dinilai memiliki dampak positif terhadap perekonomian masyarakat.
“Kami baru saja berdiskusi dengan Pak Wali Kota Solo mengenai kemungkinan kerja sama antara KJRI New York dan Kota Solo, khususnya mengenai bagaimana Solo dapat go global serta memberikan dampak bagi perekonomian dan peningkatan kesejahteraan warga Solo,” katanya.
Menurut Winanto, Kota Solo memiliki banyak keunggulan yang dapat dikembangkan bersama mitra internasional, mulai dari sumber daya manusia, kebudayaan, ekonomi kreatif, hingga industri wellness.
“Solo memiliki banyak sekali potensi, mulai dari sumber daya manusia, kebudayaan, ekonomi kreatif, terutama wellness. Hal ini akan kami tindak lanjuti untuk melihat bentuk-bentuk kolaborasi yang dapat dilakukan dengan memadukan potensi di wilayah Pantai Timur Amerika Serikat dan potensi yang dimiliki Kota Solo,” jelasnya.
Ia menambahkan, hasil pembahasan tersebut akan segera ditindaklanjuti dalam bentuk program kerja sama konkret antara KJRI New York dan Pemerintah Kota Surakarta.
“Ini menjadi pekerjaan rumah kami ke depan untuk mewujudkan dan mengimplementasikan hal-hal yang telah dibahas,” pungkasnya.








