Semobil dengan Ganjar, Jokowi Bagi-bagi Amplop dan Sembako di Kartasura

oleh
Amplop
Presiden Jokowi didampingi Gubernur Jawa Tengah bagikan amplop dan sembako ke warga Kartasura Sukoharjo, Senin (10/4/2023) | MettaNEWS / Adinda Wardani

SUKOHARJO, MettaNEWS – Usai menyalurkan bantuan pangan berupa beras, Presiden Jokowi didampingi Guburnur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo membagikan amplop dan sembako ke sejumlah warga di depan Gudang Bulog Kecamatan Kartasura, Kabupaten Sukoharjo, Senin (10/4/2023).

Dalam kesempatan ini tukang becak dan juru parkir menjadi sasaran utama. Mereka mendapat bantuan sembako yang dibagikan lebih awal oleh Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) sebelum Presiden Jokowi dan Ganjar keluar dari Gudang Bulog.

Sebelumnya, Ganjar lebih dulu keluar dari mobil dan menyapa warga dengan tangan kosong. Banyak warga yang kemudian meneriakinya dan meminta untjk bersalaman.

Sesaat setelahnya, Presiden Jokowi keluar dari mobil dan berjalan menuju kerumunan warga. Mengenakan baju putih, Presiden Jokowi kemudian mulai membagikan amplop.

Tak berselang lama kerumuman warga berubah menjadi sedikit tak terkendali. Beberapa warga yang tidak kebagian amplop mencoba menembus penjagaan dari TNI maupun Polri.

Presiden Jokowi yang tengah membagikan amplop sempat berdiam sejenak. Ia tampak  mendengarkan permintaan warga sembari bersalaman. Sesekali terjadi percakapan kecil di sana.

Presiden Jokowi kemudian meninggalkan kerumunan dan masuk ke mobil. Yang kemudian tampak dalam kesempatan ini Ganjar ikut dengan mobil RI 1 tersebut.

Salah satu tukang becak, Panimun warga Singopuran Sukoharjo mengaku mendapat amplop berisi uang tunai Rp 250 ribu dari Presiden Jokowi. Ia kemudian berencana untuk membagikan uang tersebut ke cucu-cucunya saat Lebaran nanti.

“Dapat Rp250 ribu. Senang banget arep ba’da entuk duit (mau Lebaran dapat uang) alhamdulillah. Terimakasih Pak Jokowi, panjang umur matursuwun. Uangnya mau dibagi ke cucu ada 5 pas Rp50 ribu masing-masing, pas,” ujar Sagimin.

Sementara itu, Riyanti warga Ngemplak Boyolali mengaku senang mendapat bantuan berupa uang tunai dan beras. Ia akan menggunakan bantuan tersebut untuk kebutuhan Lebaran.

“Sangat senang sekali bisa membantu yang nggak punya, dapat uang beras. Uang buat lebaran karena diPHK, uangnya Rp 1.2 juta,” ujar Riyanti.