SOLO, MettaNEWS – Polresta Solo bersama seluruh sektor keamanan, pemerintah dan penyediaan transportasi siap sambut jutaan pemudik yang datang ke wilayah Solo.
Hal tersebut sesuai dengab prediksi Jawa Tengah yang bakal menjadi salah satu provinsi dengan jumlah pemudik tertinggi. Dengan mencapai 32 juta orang pada tahun 2023.
Dari prediksi Wilayah Jawa Tengah tersebut membuat Kota Solo dan sekitarnya ikut memiliki potensi besar menjadi lintasan jutaan pemudik.
“Kita akan mematangkan persiapan. Berkaca pada pelajaran tahun lalu dan dinamika perkembangan tahun ini yang buat kita fokuskan kepada adanya arus mudik dan arus balik. Yang mana masyarakat dari ibukota Jakarta akan mudik di kota Solo,” ungkap Kapolresta Solo Kombes Pol Iwan Saktiadi usai Rakor lintas sektoral, Rabu (5/4/2023).
Iwan mengatakan dalam Rakor Lintas Sektoral tersebut telah dibahas tuntas mulai dari sektor keamanan, management lalulintas, armada dan tugas setiap instansi terkait.
“Untuk petugas keamanan kami nyatakan siap. Ada 1016 personel gabungan mulai dari TNI-Polri. Nantinya kita sebar pada 6 pos pengamanan yang akan kita buat,” imbuhnya.
Pos-pos itu terbagi menjadi beberapa tempat yakini Pos pengamanan terdapat 4 titik, Pos Pelayanan dan Pos Terpadu.
“Pos pengamanan ini berada di Simpang Faroka Banyuanyar, Jurug dan Makuto. Untuk Pos Pelayan nanti di Terminal Tirtonadi karena sangat kompleks mulai dari Terminal, Masjid Zayed dan Penutupan Viaduk Gilingan. Dan terakhir Pos Terpadu di Benteng Vastenburg,” papar Iwan.
Polresta Solo Siap Sambut 32 Juta Pemudik di Jawa Tengah, Masalah Infrastruktur
Lebih lanjut, selain Polresta Solo semua instansi terkait telah mengaku siap untuk bersama-sama sambut dan menyiapkan pelaksanaan operasi ketupat yang akan berlangsung tanggal 19 April 2023 mendatang.
Kemudian terkait dengan pengerjaan yang ada di dalam kota Solo, Iwan menjalankan hal tersebut masih menjadi PR besar. Karena dapat menjadi masalah utama terjadinya peningkatan volume kendaraan.
“Proyek-proyek ini yang memang tidak bisa dihindari mulai dari Simpang Joglo, Viaduk Gilingan dan Jembatan Jurug. Ini perlu melibatkan wilayah lain untuk koordinasi seperti Karanganyar. Kita akan mencari penyelesaian terbaik selama Jembatan Jurug tutup” jelas Iwan.
Kepolisian berharap, masyarakat yang nanti akan mudik Lebaran merasakan rasa gembira, senang, dan juga selamat sampai tempat tujuan. Selain itu kepolisian juga akan berusaha melayani pemudik dengan maksimal.








