SOLO, MettaNEWS – S Riyadi, Kepala Biro Umum dan Humas Basarnas, meninggal dunia di Solo, Kamis (23/2/2023) pagi pukul 07.30. Riyadi cukup lama memimpin Kantor SAR Semarang dan merintis jaringan relawan di Jawa Tengah.
Kabar duka itu terkonfirmasi oleh Koordinator Pos SAR Surakarta, Arief Sugiyarto. “Iya benar, meninggal dunia dalam perawatan di RS JIH pagi ini. Pemakaman siang pukul 13 di Karanganyar, tidak jauh dari kediaman beliau di Desa Karangmojo, Tasikmadu,” ujarnya. (Belum lama ada update, pemakaman pukul 15.30 WIB).
Informasi yang MettaNews peroleh, S Riyadi jatuh sakit di sela-sela kegiatan dinas Kepala Basarnas, Marsekal Madya Henri Alfiandi di Solo, Sabtu (18/2). Dia menjalani perawatan intensif di RS JIH Solo.

Riyadi berpulang di usia 58 tahun. Almarhum meninggalkan seorang istri Eni Nur Cholis dan empat putra, serta seorang cucu. Empat putra bernama Alfatan Dhimas Adi Nurgama, Anggito Galih Nuragam, Al Baihqi Nibras Halilintar dan Haziq Giri Halilintar.
Almarhum merintis karirnya di Basarnas, berawal dari karyawan rendah di Kantor SAR Ambon.
“Awalnya, saya pegawai paling rendah, kerjaan office boy. Lalu saat ada gangguan keamanan di Ambon, saya malah bisa pulang ke Jawa Tengah. Bersyukur saat itu ada pembukaan Kantor SAR di Semarang. Jadi dekat dengan rumah. Saya sempat jadi Kasubsi Operasi di Kantor SAR Semarang, sebelum menjadi kepala kantor. Setelah itu, pindah ke Bandung dan balik ke Semarang lagi. Setelah itu, baru mutasi ke Jakarta,” ujar Riyadi beberapa waktu lalu.








