Car Free Day Solo Bakal Dibatasi saat Perayaan Natal, Berikut Tatanannya

oleh
Solo CFD
Event Solo Car Free Day (CFD) di Jl. Slamet Riyadi, Minggu (4/7/2022) | MettaNEWS / Adinda Wardani

SOLO, MettaNEWS – Pemerintah Kota Solo mengubah tatanan Car Free Day di sepanjang Jalan Slamet Riyadi Jenderal Soerdiman, khusus pada Minggu (25/12/2022) karena bertepatan dengan hari raya Natal. Ada empat gereja di kedua jalan tersebut yang menggelar perayaan Natal, sehingga perlu ruang lebih untuk aktivitas tersebut.

“Sepanjang jalan Slamet Riyadi terdapat dua gereja, yakni Gereja Katolik Santo Petrus di Gendengan dan Gereja Baptis Penumping. Sedangkan di Jalan Jenderal Soedirman ada Gereja Penabur di Gladag dan Gereja Katolik Santo Antonius Purbayan. Kemarin semua kami ajak bicara untuk membahas masalah ini,” ungkap Kabid Lalulintas Dishub Solo Ari Wibowo, Kamis (22/12).

Pembahasan itu menghasilkan kesepakatan, car free day tetap dilaksanakan. Namun, ada dengan penyesuaian.

“Pada Jalan  Slamet Riyadi di perempatan Gendengan hingga pertigaan Solo Grand Mall tidak akan diberlakukan car free day, kita berikan kawasan itu untuk fasilitas parkir jemaat gereja. Nanti yang parkir di sana harus menggunakan stiker khusus yang akan dibagikan oleh pihak gereja,” ujar Ari.

Selain itu, Jalan Jenderal Sudirman yang  biasanya digunakan untuk SCFD, kali ini, juga akan dinetralkan.

“jadi, batas car free day hanya sampai bundaran Gladag. Karena jalan ini yang akan kita gunakan sebagai mobilitas menuju gereja,” jelas Ari.

Petugas Dishub akan berjaga di kawasan-kawasan yang digunakan perayaan Natal, untuk sosialisasi dan mengatur lalu lintas.