SOLO, MettaNEWS – Wali Kota Solo, Respati Ardi berencana menata ulang area Car Free Day (CFD) di sepanjang jalan Slamet Riyadi Solo agar lebih nyaman.
“Hari ini kita buka kanal masukan bagi warga penikmat CFD. Ternyata bukan hanya warga Solo, CFD ini dinikmati oleh warga luar Solo maupun luar kota. Akan ada klaster, klaster pertunjukan dan klaster kuliner. Jadi ada yang senang nonton musik, silakan. Jadi ada klaster gitu, jadi akan lebih rapi lagi,” ujarnya usai menghadiri HUT ke-15 CFD Solo, Minggu (15/6/2025).
Fokus penataan akan dilakukan melalui pembagian klaster atau zona khusus untuk olahraga, kuliner dan pentas seni.
Pihaknya akan berkoordinasi dengan dinas terkait seperti Dinas Perdagangan (Disdag), Dinas Perhubungan (Dishub), dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH), komunitas dan perwakilan masyarakat untuk mengembalikan fungsi CFD sebagai ruang ekspresi dan sekaligus ruang ekonomi masyarakat.
“Saya juga akan membuat program baru dilarang merokok di CFD. Kita ingatkan dengan santun bagi pengunjung yang merokok untuk tidak merokok,” pungkasnya.
Sejalan dengan hal itu, Kepala Dishub Solo, Taufiq Muhammad mengatakan, pihaknya telah menggelar rapat bersama Wali Kota Solo, Respati Ardi terkait evaluasi 15 tahun CFD.
“Kita sudah rapat, ke depan akan dikelola seperti apa. Sesuai semangat awalnya, Car Free Day itu ada tempat olahraga, tempat berekspresi, berrekreasi, juga salah satu tempat pengembangan perekonomian. Harapannya bisa berkumpul bersama semua kegiatan itu,” kata Taufiq.
Taufiq membeberkan jumlah PKL UMKM di Solo CFD sangatlah banyak sehingga perlu dilakukan penataan. Mengamini Respati, pihaknya juga memginginkan adanya ruang untuk ekspresi, kreasi dan olahraga di CFD.
“Sejauh ini ruang ekspresi, kreasi dan olahraga itu tersisihkan. Ke depan akan ditentukan ruang-ruangnya. Pengunjung CFD ini banyak sekali, harapannya kami minta dukungan masyarakat, CFD ini kan dari kita untuk kita,” tukasnya.







