PKL Lama Maupun Baru Bisa Tempati Selter Manahan, Gibran Atur Agar Adil

oleh
Selter
Selter pedagang kaki lima (PKL) di Jalan KS Tubun Manahan Solo, Rabu (21/12/2022) | MettaNEWS / Adinda Wardani

SOLO, MettaNEWS – Proyek revitalisasi selter pedagang kaki lima (PKL) Manahan, Jalan KS Tubun, Solo mencapai 99 persen. Saat ini penataan selter tersebut tinggal finishing dan merapikan beberapa bagian kecil seperti pemasangan lampu atau saluran air dan lainnya.

Selter yang saat ini memiliki food court itu juga belum dilengkapi meja makan dan tempat duduk. Berdasarkan pantauan di lokasi, ukuran petak juga jauh lebih kecil dibanding sebelum dipugar yakni 3×3 meter.

“Nanti ada meja kursinya. Di bawah eyup-eyupan (kanopi) itu ada meja kursi. Ada ijo-ijoan dan iyup-iyupan (pohon dan kanopi),” ujar Gibran, Kamis (22/12/2022).

Untuk mengantisipasi masuknya air hujan atau tampias, Gibran menyebut sudah mengkonsep selter ini dengan sejumlah perkiraan.

“Ada tenang wae. Konsepnya memang untuk PKL lama, kalaupun ada yang baru nanti diatur shif pagi shift malam,” bebernya.

Gibran menambahkan, kembalinya para PKL sudah diatur. Sudah ada jadwal yang mengaturnya agar tidak saling berebut.

Pembukaan selter yang dibangun khusus untuk sentra kuliner ini masih akan menunggu koordinasi dengan Dinas Perdagangan (Disdag).

“Kalau dibukanya kapan masih belum bisa dipastikan, ini progresnya juga molor karena kita masih menunggu kekurangan-kekurangan dipenuhi dari kontraktor. Penempatannya kapan yang tahu Disdag. Yang pasti selter ini konsepnya tetap mempertahankan tanaman,” terang Joko, Rabu (21/12/2022).