Awal 2023, Pesawat Angkut Berat C-130 Hercules seri J Pesanan TNI AU Tiba di Indonesia

oleh
oleh
Pesawat C-130 J Hercules, pesawat terbaru TNI AU
Penampakan pesawat C-130J-30 TNI AU saat uji terbang di Amerika Serikat | IG militer udara

JAKARTA, MettaNEWS – TNI Angkatan Udara baru saja mengurangi satu unit pesawat angkut berat C-130 B Hercules yang pensiun setelah berdinas selama 47 tahun. Ternyata pengganti dari pesawat tersebut, saat ini sudah siap dan tak lama lagi akan dikirim dari pabriknya, Lockheed Martin, Amerika Serikat.

Dinas Penerangan TNI AU dalam keterangan tertulisnya menyebut, Komandan Skadron Udara 31 Lanud Halim Perdanakusuma Letnan Kolonel Pnb Anjoe Manik telah melakukan uji terbang Pesawat C-130J-30 Super Hercules dari Pabrik Lockheed Martin ke Alabama Amerika Serikat (AS), Rabu (9/11/2022).

Uji terbang dilaksanakan dari Lockheed Martin ke Alabama dengan pola terbang Area High Altitude, melatihkan Exercise Go Around dan Touch and Go, kemudian kembali ke Lockhed Martin dengan pola terbang Low Altitude dilanjutkan Touch and Go di Lockheed Martin.

Saat tiba di Tanah Air, diperkirakan bulan Februari 2023, pesawat tersebut akan diberi nomor ekor A-1339 dan memperkuat Skuadron Udara 31 Wing Udara 1 Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta.

Saat ini, untuk mendukung kehadiran versi terbaru pesawat Hercules di TNI AU, enam penerbang dari Skuadron Udara 31 dikirimkan ke Lockheed Martin untuk mengikuti pendidikan transisi. Nantinya mereka akan menjadi instruktur bagi penerbang dan awak baru C-130J-30 di Indonesia.

Para penerbang tersebut dipimpin oleh Komandan Skadron Udara 31 Letnan Kolonel Pnb Anjoe Manik., dengan anggota tim yaitu Letnan Kolonel Pnb Alfonsus, Mayor Pnb Chandra, Mayor Pnb Ulung, Mayor Pnb Galuh, Mayor Pnb Aleg serta Resident Project Officer Mayor Tek Fauzan.

Pesawat C-130 Hercules seri J merupakan versi terbaru, dengan ciri yang dapat dikenali adalah bentuk bilah baling-baling melengkung seperti sabit. Indonesia memiliki sejumlah Hercules sejak tahun 1960, dan merupakan negara pertama di dunia di luar Amerika Serikat yang mengoperasikan pesawat angkut berat tersebut.