SOLO, MettaNEWS – Event tahunan Solo Great Sale kembali dibuka, Minggu (25/9/2022) di Car Free Day depan Loji Gandrung.
Solo Great Sale ke delapan ini mengusung tema “Ekonomi Menguat Solo Melaju Lebih Hebat” dibuka oleh Wakil Wali Kota Surakarta Teguh Prakosa.
Pada pembukaan, Wawali Teguh mengatakan, Solo Great Sale dari tahun ke tahun penyelenggaraan menyesuaikan tren bisnis yang tengah berjalan.
“Tren bisnis saat ini diantaranya digitalisasi bisnis, e commerce, cashless, dan online sistem. Dengan digitalisasi memudahkan penjual dan pembeli dalam transaksi,” ungkap Teguh.

Ketua KADIN Surakarta Gareng S Haryanto mengatakan, SGS tahun ini mencanangkan target sebesar Rp 2 triliun.
“Awalnya kita canangkan 1.3 T namun direvisi oleh Gubernur BI Pak Perry yang menetapkan target menjadi 2 T. Dengan didukung 23 ribu lebih tenant,” jelas Gareng.
Seperti tahun sebelumnya, SGS menggunakan sistem poin undian dengan hadiah berupa mobil, motor dan barang elektronik dengan total senilai Rp 350 juta.
“Setiap pembelian Rp 50 ribu akan mendapat 1 poin, dan dihitung kelipatannya. Jadi bisa saja beli cabe di pasar seharga Rp 75 ribu diundi dapat mobil,” kata Gareng.

Sementara itu, mewakili Menteri Koperasi dan UKM, Deputi Bidang Usaha Mikro Kementerian Koperasi dan UKM Dr. Yulius MA dalam sambutannya mengapresiasi SGS yang menjadi wadah promosi dan transaksi yang mudah bagi pembeli dan penjual.
“Acara ini menyumbang kebangkitan perekonomian. Dengan digital peran UKM semakin banyak. SGS diharapkan jadi ajang promosi produk. Apresiasi pada panitia yang memberi wadah pemasaran sehingga lebih mudah,” tandas Yulius.
Pada pembukaan SGS 8 tahun 2022 juga diadakan parade tenant peserta SGS, mencoba berbelanja lewat Virtual Reality, penggunaan aplikasi SGS Go hingga lelang bekas mobil pribadi Presiden Joko Widodo.








