SOLO, MettaNEWS – Perhelatan ASEAN Para Games tengah berlangsung di Kota Solo. Dibuka pada 30 Juli kemarin dan dihadiri oleh Wakil Presiden RI Ma’ruf Amin, pertandingan olahraga atlet disabilitas se tingkat Asia Tenggara ini akan ditutup pada 6 Agustus 2022 nanti.
Ditemui usai rapat closing ceremony ASEAN Para Games di Balaikota, Senin (1/8/2022) Walikota Solo Gibran Rakabuming memastikan ASEAN Para Games akan ditutup oleh Presiden RI Joko Widodo.
“Pak Presiden sudah dikonfirmasi datang,” terang Gibran.
Dengan hadirnya Presiden Jokowi ini, lanjut Gibran tidak mengubah beberapa ketentuan yang berlaku pada saat pembukaan dulu.
“Masyarakat masih boleh nonton kayak kemarin,” ujarnya.
Sementara itu penerapan protokol kesehatan, Gibran menyebut hanya mereka yang masuk dalam daftar ring 1 dan ring 2 yang wajib untuk tes PCR.
“Masyarakat umum silahkan menonton penutupan lagi. Nanti yang ring 1 dan ring 2 dari Presiden saja yang wajib PCR. Kalau bisa jangan buka masker pas menonton karena itu kerumunan,” tegas bapak Jan Ethes ini.
Putra sulung Presiden Jokowi ini mengungkapkan pada penutupan ASEAN Para Games nanti akan berkoordinasi dengan kepala-kepala sekolah untuk mengkondisikan agar murid-muridnya bisa menonton.
“Sebenarnya ini bukan sekadar menonton saja. Tapi saya ingin menanamkan semangat perjuangan atlet-atlet difabel sejak dini pada anak-anak. Inilah mengapa saya juga mengajak anak untuk menonton pas opening, pas pertandingan badminton. Tujuannya agar mereka mengenal event ini,” papar Gibran.
Gibran menyebut sedikit evaluasi pada opening eceremony ASEAN Para Games kemarin soal penyalaan kembang api.
‘Karena pertimbangan tertentu kembang apinya tidak bisa maksimal, padahal itu puncaknya. Besok pas penutupan kita maksimalkan lagi kembang apinya,” tutup Gibran.








