SOLO, MettaNEWS – Seperti pada tahun-tahun sebelumnya, pada Idul Adha tahun ini Presiden Joko Widodo menyerahkan kurban sapi untuk dua masjid di Solo.
Dua ekor sapi dengan tersebut dibeli dari peternak sapi di daerah Andong Boyolali dan Kalongan Ungaran.
Sapi jenis Limosin dengan berat 1.010 Kg ( 1 ton lebih 10 kg) akan diserahkan ke Masjid Agung Surakarta sedangkan sapi dengan jenis Simental seberat 960 Kg diserahkan ke Masjid Al Wustho Mangkunegaran.
Sudah menjadi semacam tradisi, sapi kurban bantuan presiden ini diberikan pada kedua masjid besar di Solo tersebut untuk kemudian dibagikan pada masyarakat.
Dihubungi melalui telepon, peternak yang sapinya dibeli oleh Presiden Jokowi, Harun Alrosid menjelaskan, sapi kurban ini akan diantarkan ke Masjid Agung Surakarta hari Sabtu (9/7/2022).
“Sapinya akan kami antarkan besok siang sekitar jam 13.00 an biar tidak terlalu panas banget cuacanya,” jelas Harun pada mettanews.id, Jumat (8/7/20220.
Peternak sapi di Desa Kedungdowo Kecamatan Andong Kabupaten Boyolali ini memaparkan awal mula proses dibelinya sapi milik peternakannya dari Dinas Peternakan Provinsi Jawa Tengah yang menginformasikan bahwa Presiden Jokowi mencari sapi yang sehat dengan berat tertentu untuk kurban Idul Adha.
“Kemarin lewat Dinas Peternakan Provinsi sari sapi kurban lewat Dinas Peternakan Kabupaten Boyolali, dinas menginfokan lewat grup-grup WA,” tutur Harun.
Peternak berusia 35 tahun ini mengungkapkan, usai pengumuman tersebut ada beberapa opsi dari kabupaten-kabupaten yang warganya beternak sapi. Harun mengungkapkan ada 6 ekor sapi dari kabupaten selain Boyolali yang diperiksa kesehatannya namun ternyata tidak lolos.
“Sapi ini di ambil sampel darah dan di cek ada cacing dan cacing hatinya tidak, juga untuk penyakit mulut dan kuku. Ternyata 6 sapi tersebut ada cacing hatinya,” ungkapnya.
Setelah gagal, Dinas Provinsi menghubungi Harun dan mengambil sampel sapi di peternakanny untuk diperiksa.
“Diambil sama petugas laboratorium ternyata hasilnya negatif semua, cacing, darah dan fesesnya aman semua, maka kemarin langsung dinego,” tandasnya.
Sementara untuk sapi yang kedua, dihubungi secara terpisah, peternak Sutrisno, warga Mendiro Desa Kalongan Kecamatan Ungaran Timur menjelaskan proses awal pembelian sapi miliknya yang dipilih untuk kurban Presiden Jokowi tidak berbeda dengan Harun.
“Alhamdulillah sapi peliharaan saya dipilih Dinas Peternakan Provinsi setelah di cek kesehatannya. Besok (Sabtu) diantarkan ke Masjid Al Wustho Mangkunegaran,” pungkas Sutrisno.







