SOLO, MettaNEWS – Bank bjb mendukung Pemerintah Kota Surakarta melalui penyerahan bantuan berupa 25 tenda untuk pedagang Night Market Ngarsopuro. Penyerahan simbolis bantuan diserahkan Pemimpin bank bjb Cabang Surakarta Irvan Nulhakim dan diterima Sekertaris Daerah Ahyani di Balaikota Surakarta, Selasa (28/62022).
Penyerahan bantuan disaksikan Wakil Wali Kota Teguh Prakosa, Kepala Dinas Koperasi UKM dan Perindustrian Wahyu Kristina, serta Ketua Paguyuban Night Market Ngarsopuro Engkur Kurniadi.
Pemimpin Divisi Corporate Secretary bank bjb Widi Hartoto mengatakan bank bjb sebagai mitra stretegis akan senantiasa mendukung program kerja Pemkot Surakarta. Salah satunya dengan menyerahkan bantuan dagang kepada Pemkot Surakarta bagi para pedagang Night Market Ngarsopuro.
Bantuan bank bjb dalam bentuk Tenda dengan ukuran 4mx4m/tenda ini dapat digunakan sekitar 100 pedagang.
“Bantuan tenda ini merupakan wujud kontribusi positif, perhatian, serta Tandamata bank bjb dalam mendukung program kerja Pemerintah Kota Surakarta dalam bidang perekonomian dan bentuk dukungan bank bjb kepada masyarakat Surakarta dan sekitarnya agar bisa beraktivitas dengan aman dan nyaman di Night Market Ngarsopuro,” ujar Widi.
Night Market Ngarsopuro adalah salah satu kegiatan ekonomi dan pariwisata di Kota Solo yang mewadahi 200 pedagang UKM baik dari sektor Kuliner, Hand Craft, Fashion, Kriya, dan produk kreatif lainnya, yang telah tergabung sebagai Paguyuban Pedagang Ngarsopuro.
Setelah sempat vakum selama 2 tahun karena pandemi Covid-19, Night Market Ngarsopuro kembali dihidupkan oleh Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka pada tahun ini. Night Market Ngarsopuro digagas oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat masih menjadi Wali Kota.
Night Market Ngarsopuro diselenggarakan setiap Sabtu pukul 17.00 WIB sampai dengan 22.00 WIB di Jalan Diponegoro atau yang sering dikenal dengan Kawasan Pasar Antik Triwindu.
Selain penyerahan bantuan tenda dagang kepada Pemkot Surakarta untuk pedagang, bank bjb juga sudah melakukan literasi Gerakan Non Tunai atau Digitalisasi kepada lebih dari 200 pedagang anggota Night Market Ngarsopuro Surakarta dalam bentuk pembuatan QRIS (Quick Response Code Indonesia Standard) sebagai media Transaksi Non Tunai.
“Literasi Gerakan Non Tunai atau Digitalisasi yang dilakukan bank bjb kepada pedagang Night Market Ngarsopuro Surakarta bertujuan agar transaksi jual beli bisa dilakukan secara Cashless,” kata Widi.








