SOLO, MettaNEWS – Aktif dan Kreatif adalah dua hal dari banyak hal yang perlu diajarkan pada anak-anak. Hal ini mendorong pengurus Sekolah Minggu Gempita, Lingkungan N1 Joglo Nusukan, Paroki Purbowardayan menjalankan program Outing Class, atau pendidikan luar ruang bagi peserta Sekolah Minggu.
Tak kurang dari 20 anak dengan didampingi orang tua mengikuti kegiatan yang diadakan sebulan sekali itu. Kali ini mengambil lokasi di Taman Monumen 45 Banjarsari Surakarta, Minggu (26/06/2022).
Ditemui saat pelaksanaan kegiatan, Koordinator Pendampingan Iman Usia Dini (PIUD) dan Pendampingan Iman Usia Anak (PIA) Lingkungan N1 Joglo Nusukan, Ririt Chakri mengatakan kegiatan ini dilakukan agar anak mampu mengenal lingkungan dengan lebih baik. Selain itu, anak juga tidak merasa jenuh dengan program indoor yang disusun oleh pengurus Sekolah Minggu.
“Kita ada pertemuan setiap 2 pekan sekali, ini dilaksanakan di rumah salah satu anak. Nah kemudian pada pertemuan selanjutnya, dilaksanakan kegiatan Outing Class semacam ini,” ujarnya saat ditemui Metta News.
Ririt menambahkan kegiatan ini juga bertujuan agar anak lebih aktif untuk bersosialisasi dan mengenal lingkungan. Dalam kegiatan itu anak-anak diajak bermain dan mengenal binatang. Menurut Ririt, penerapan metode outing class dapat dilakukan dengan berbagai cara. Bisa dengan mengajak anak belajar ke tempat tertentu dan membiarkan anak untuk mengamati dan memahami materi yang ada di tempat yang dikunjungi. Mengajak anak untuk outbond dan belajar dengan alam atau mengajak anak belajar dari ahlinya secara langsung yaitu mengunjungi seseorang yang memiliki keahlian tertentu.
“Metode Outing Class bisa macam-macam yaa, tergantung lokasi yang dikunjungi. Seperti nama Sekolah Minggu kita, yakni Gempita, kita berharap anak-anak menjadi Gembira, Pintar, dan Tangguh,” ujarnya.
Sementara Ketua Lingkungan N1 Joglo Nusukan, Thomas Wijaya mengatakan, mengenal lingkungan dan alam sekitar adalah bagian dari pengenalan iman terhadap anak. Dirinya mendukung penuh pelaksanaan program Outing Class yang dilaksanakan sekali dalam sebulan ini.
“Saya pikir pengenalan lingkungan kepada anak perlu ya, selain untuk memancing anak beraktifitas di luar ruangan, juga sebagai pendalaman iman, bahwa alam semesta adalah ciptaan Allah yang harus dijaga,” pungkas dia.








