73 Anggota Damkar Solo Lulus Ujian Diklat Kualifikasi Pemadam I 

oleh
73 Anggota Damkar Solo Lulus ujian Diklat
Ilustrasi kebakaran | Damkar Solo

SOLO, MettaNEWS – Sebanyak 73 Anggota Pemadam kebakaran (Damkar) Kota Solo lulus ujian in house training kelas 1 yang berlangsung sejak senin (13/3/2023) kemarin. In house training kelas 1 ini sebagai latihan paling dasar para anggota damkar.

Kepala Damkar Solo, Sutarja mengungkapkan dalam kegiatan ini pihaknya mendatangkan kementerian dalam negri untuk menguji kemampuan sekaligus melatih dari anggota Damkar Solo.

“Bagi anggota Damkar harus memiliki dasar teknis pemadaman. Teknis itu melalui diklat yang bernama in house training kelas 1 ini,” jelas Sutarja saat MettaNEWS konfirmasi Senin (20/3/2023).

Pengujian dan pelatihan ini berlangsung selama 5 hari mulai tanggal 13 – 18 mater 2023. Pihaknya juga mengirimkan 74 nama.

“Dari 74 nama yang kami kirimkan ke kementrian hanya 1 yang tidak lolos karean sakit. 73 anggota damkar solo semua lulus dengan nilai bagus,” ungkapnya.

Terdapat 2 pelatihan dalam in house training kelas 1 ini, yakni materi dalam kelas dan praktik lapangan.

Antaralain, teori api, alat pemadam api portable (APAP), proteksi kebakaran pada bangunan, tali menali, penanggulangan penderita gawat darurat (PPGD), keselamatan petugas.

Kemudian self contained breathing apparatus (SCBA), formasi regu dan pola pemadaman, tupoksi dan tata kelola tugas jaga, dan manajemen keselamatan kebakaran gedung.

Tidak hanya itu untuk praktik langsung mulai dari APAP, formasi regu dan pola pemadaman, prosedur penggunaan dan pemakaian SCBA, PPGD, dan tali menali.

“Materinya ada banyak mulai dari tali temali, penyelamatan korban dan pemadaman. Seperti contoh teori tali-temali, misalnya di ketinggian dan harus turun gedung kita akan mengunakan tali dengan simpul khusus. Dan ini kita praktekan,” jelas Sutarja.

Lebih lanjut anggota juga harus berfikir secara otomatis ketika berada di lapangan. Semua harus bergerak sesuai tugas masing-masing dan tanpa perintah lebih dalam.

“Harapannya kepada Personel mereka bisa cakap bisa melakukannya tugas tanpa perintah lebih dalam sesuai SOP,” tukasnya.