Sering Bekerja di Ketinggian, Personel Pemadam Kebakaran Solo Belajar Vertical Rescue di Basarnas

oleh
Praktek turun mengunakan tali petugas Damkar dalam latihan pertolongan pada korban di ketinggian di Pos SAR Solo Kamis (23/6/22) | MettaNEWS / Kevin Rama

KARANGANYAR, MettaNEWS – Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Solo gelar pelatihan vertical rescue, yakni pertolongan pada korban di ketinggian. Latihan diberikan petugas Pemadam Kebakaran Solo, yang dalam tugasnya sering melakukan urban rescue. Termasuk pertolongan di ketinggian seperti gedung bertingkat, tower dan sebagainya,  Kamis (23/6/22).

Pelatihan ini digelar di ground training Pos SAR Surakarta di Bolon, Kecamatan Colomadu, Karanganyar. Selama dua hari sejak Rabu (22/6) sekitar 70 personel pemadam berlatih sejumlah teknik pertolongan, dimulai dari simple rope technique hingga HART (High Angle Rescue Technique) yang dipandu oleh instruktur Basarnas.

Koordinator Pos SAR Solo, Arief Sugiyarto mengatakan, peserta total berjumlah 70 orang, dibagi menjadi dua kelompok. Materi yang diberikan pada latihan tersebut di antara pengunaan tali temali, pengunaan tandu untuk penyelamatan di ketinggian, serta praktik turun mengunakan tali (rapeling).

“Jadi sebelum kita memasuki ranah materi dan praktik, kita refresh dahulu tentang tali temali karena hal itu yang paling dasar saat bekerja di ketinggian, selain itu peralatan yang digunakan juga harus memenuhi standar agar saat bekerja dalam ketinggian tetap aman,” jelas Arief.

Arief juga mengatakan dalam kegiatan ini tidak terdapat hambatan yang terjadi, karena petugas damkar pun sangat mencermati latihan ini.

“Mau tidak mau materi itulah yang akan mereka gunakan saat berada di lapangan, jadi mereka harus betul-betul menguasai hal tersebut,”ungkapnya.

Sementara itu Kasi Pemadaman Dinas Damkar Solo, Suratman mengatakan kegiatan kolaborasi ini adalah hal yang sangat positif dilakukan mengingat dikota Solo sudah terdapat banyak gedung-gedung tinggi.

“Dengan latihan ini diharapkan pihak Damkar dan Basarnas bisa satu frekuensi dan dapat langsung menangani kejadian dengan cepat,”ungkapnya.