6 Imam UEA Bergantian Pimpin Salat Tarawih 23 Rakaat Masjid Raya Sheikh Zayed Solo

oleh
Imam
Imam UEA dan Indonesia akan bergantian pimpin salat tarawih Masjid Raya Sheikh Zayed Gilingan Solo selama Ramadan | MettaNEWS / Adinda Wardani

SOLO, MettaNEWS – Salat tarawih Masjid Raya Sheikh Zayed Gilingan Solo dipimpin 6 imam dari Uni Emirat Arab (UEA) selama Ramadan 1444 Hijriah.

Pada malam pertama salat tarawih berlangsung Rabu (22/3/2023) pukul 19.32 WIB hingga 20.33 WIB.

Asisten Direktur Operasional Join Commute Masjid Raya Sheikh Zayed, Bagus Sigit Setiawan mengatakan ada 20.000 jemaah yang hadir di hari pertama.

“Alhamdulillah salat pertama tarawih Masjid Zayed antusiasme masyarakat Kota Solo. Maupun masyarakat umat muslim yang khusus datang dari luar kota untuk beribadah,” ujar Bagus usai salat tarawih.

Terdapat pembacaan Juz Amma atau juz 30 saat salat tarawih perdana berjumlah 23 rakaat tersebut.

“Tarawih pertama imam oleh Kiai Haji Muhtarom dari Masjid Agung Surakarta. Kemudian ini tadi ada pembacaan Juz Amma atau juz 30,” tutur Bagus.

Hari berikutnya, 6 imam UEA bersama imam Indonesia akan secara bergantian memimpin salat tarawih selama bulan suci Ramadan 1444 Hijriah.

“InsyaAllah besok memang kita selang-seling ada dua Imam dari Indonesia dan UEA. Yang hari ini Imam Indonesia dan besok sudah mulai Imam dari UEA. InsyaAllah nanti ada sekitar 5 sampai 6 yang memang khusus datang dari UEA memimpin salat tarawih sepanjang bulan Ramadan,” beber Bagus.

Imam Masjid Keraton Surakarta Pimpin Salat Tarawih Perdana

Adapun 20.000 jemaah ini memadati area Main Prayer atau ruang utama hingga selasar Masjid Zayed. Mereka berasak dari Kota Solo hingga luar kota.

“Tadi sekitar 20.000 jemaah yang datang untuk salat tarawih pertama. Biasanya kalau 10.000 itu tengah 8.000 atas 2.000. Selasar full itu sekitar 10.000,” terang dia.

Pihaknya menjamin keamaan dan kenyamanan ibadah bulan suci Ramadan di Masjid Zayed dengan menggandwbg Polresta Solo dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).

“InsyaAllah ini karena pertama penyelenggaraan salat tarawih tentu dari kami pengurus masjid bekerja sama dengan kepolisian. Tadi dari Polres Solo ikut membantu mengamankan,” terang dia.

Sebelum memasuki Masjid Zayed, jemaah diwajibkan melewati metal detector untuk pemeriksaan barang bawaan.

“Di depan tim keamanan sejak lama menertibkan yang masuk ke Masjid Zayed melewati satu pintu. Kemydian bawaannya kami periksa ada barang-barang yang membahayakan yang lain itu ditahan. Jadi insyaAllah aman,” tandasnya.