SOLO, MettaNEWS – Sebanyak 3700 talent mempersembahkan sejumlah pertunjukan seni budaya dalam pembukaan Muktamar ke 48 Muhammadiyah dan Aisyiyah di Stadion Manahan Solo, Sabtu pagi, (19/11/2022).
Koordinator Pembukaan Panitia Penerima Muktamar ke 48 Muhammadiyah dan Aisyiyah, Roni Syaifullah mengatakan ribuan talent Ini akan menampilkan seni budaya dan olahraga sekaligus yang dibagi dalam beberapa sesi, pra acara dan acara.
Performance pra acara tampil pertama seni musik kontemporer gamelan dan alat musik modern Serambi Bagelen yang menghibur tamu muktamar selama 30 menit.
Berikutnya dihadirkan kolaborasi paduan suara gabungan PTM/PTA dengan live orchestra.
Setelah itu hadir 1200 anggota Tapak Suci Putra Muhammadiyah dari UMS dan UNS dan beberapa anggota dari Karanganyar menampilkan kemampuan olahraga bela diri.
“Jurus-jurus yang ditampilkan adalah jurus tangan kosong, jurus toya, double stick atau nunchaku, jurus golok, jurus ganda putra, putri dan bersenjata,” kata Roni, juara dunia pencak silat 1997.
Saat acara pembukaan yang dihadiri Presiden Joko Widodo juga dihadirkan hiburan kolaborasi antara paduan suara,orkestra dengan Tantri Kotak.
“Terakhir tarian Kolosal Raditya mencerahkan semesta,” kata Roni.
Koreografer tari Raditya Mencerahkan Semesta, Wasi Bantolo menerangkan nama tari Raditya Mencerahkan Semesta berarti Matahari yang mencerahkan semesta.
“Raditya itu artinya matahari. Matahari itu hadir mencerahkan semesta sebagaimana Muhammadiyah hadir dengan harapan mampu mencerahkan semesta,” kata Dosen Prodi Seni Tari Fakultas Seni Pertunjukan ISI Surakarta beberapa waktu lalu.







