19 Tahun Solo Bersama Selamanya Bagi 10.000 Paket Sembako untuk Warga Menjelang Lebaran

oleh
oleh
Warga Solo bergiliran mengambil paket sembako dari Solo Bersama Selamanya di Benteng Vastenburg, Minggu (23/3/2025) | MettaNEWS / Puspita

SOLO, MettaNEWS – Memasuki tahun ke-19 pelaksanaan kegiatan Solo Bersama Selamanya (SBS) kembali digelar dengan penuh semangat dan kepedulian sosial di Benteng Vastemburg Solo, Minggu (23/3/2025).

Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1446 H, SBS 2025 berhasil menghimpun dan menyalurkan lebih dari 10.000 paket sembako kepada warga kurang mampu di Kota Surakarta.

Ketua Panitia SBS 2025, Tanu Kismanto, menyampaikan rasa syukurnya atas antusiasme dan kekompakan berbagai elemen masyarakat Solo.

“Kita sempat terhenti hanya satu kali di tahun 2020 akibat pandemi. Tapi sejak 2021, semangat kebersamaan terus berlanjut, bahkan kini makin kuat. Ini bukti nyata bahwa toleransi dan gotong royong di Solo masih terjaga,” ungkapnya.

Paket sembako yang dibagikan berisi beras, gula, minyak goreng, mi instan, serta  biskuit dan minuman kemasan. Semuanya dikemas dalam ember guna memudahkan distribusi dan pemanfaatan warga.

“Kami juga berterima kasih pada semua relawan, khususnya dari PMI Solo. Sekitar 300 relawan dari berbagai organisasi membantu proses pengemasan dan pembagian paket dalam tiga kloter, guna menghindari kerumunan,” ujar Tanu.

Relawan menata sembako pada Solo Bersama Selamanya 2025 | MettaNEWS / Puspita

Wakil Wali Kota Solo, Astrid Widayani, turut memberikan apresiasi dalam acara tersebut.

“Program SBS ini adalah contoh nyata betapa kuatnya solidaritas sosial di Solo. Selama 20 tahun, kegiatan ini tak pernah lelah hadir memberi harapan dan bantuan kepada yang membutuhkan,” tegas Astrid.

Membacakan sambutan Wali Kota Respati Ardi, Astrid menyampaikan,
kegiatan seperti ini mencerminkan nilai-nilai luhur yang harus terus dijaga.

“Kepedulian terhadap sesama dan semangat untuk berbagi dengan adanya bantuan ini semoga semakin banyak masyarakat yang dapat merasakan kebersamaan dan keberkahan di bulan yang penuh rahmat ini. Saya juga mengajak seluruh elemen masyarakat baik dari kalangan pengusaha komunitas maupun individu untuk terus berpartisipasi dalam kegiatan sosial yang bermanfaat bagi warga Solo. Mari kita jadikan kota ini sebagai kota yang tidak hanya maju secara infrastruktur dan ekonomi tetapi juga penuh dengan rasa kebersamaan dan solidaritas sosial,” terang Astrid.

 

Melepas 19 burung merpati sebagai simbol pelaksanaan Solo Bersama Selamanya 2025 | MettaNEWS / Puspita

Menurut Pembina SBS, Gareng S. Haryanto, program ini dimulai sejak 2005 dan terus berkembang.

“Tahun ini luar biasa. Tiga hari sebelum pelaksanaan, kami baru berhasil mengumpulkan 8.100 paket. Tapi dengan jurus pitu setengah pitulungan setengah meksa, (meminta tolong dengan sangat) akhirnya target 10.000 tercapai,” ujarnya disambut tawa hadirin.

Acara SBS tahun ini melibatkan lebih dari 65 organisasi dan komunitas, kelompok jalan-jalan, hingga instansi formal. Semua bersatu demi satu tujuan: berbagi kebahagiaan jelang Lebaran.

“Dengan semangat gotong royong dan kepedulian sosial yang tinggi, Solo sekali lagi menunjukkan bahwa kota ini bukan hanya maju secara infrastruktur, tapi juga kaya nilai kemanusiaan,” pungkas Gareng.