Wawali Astrid Ajak Warga Solo Budayakan Hidup Sehat Lewat Universal Line Dance

oleh
oleh

SOLO, MettaNEWS – Wakil Wali Kota Surakarta, Astrid Widayani, mengajak masyarakat membudayakan pola hidup sehat melalui olahraga rekreasi yang inklusif, menyenangkan, dan dapat diikuti seluruh lapisan masyarakat. Ajakan tersebut disampaikan saat membuka Sosialisasi Induk Organisasi Olahraga (Inorga) Universal Line Dance (ULD) Kota Surakarta, Minggu (19/7/2026).

Dalam sambutannya, Astrid mengapresiasi Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI) Kota Surakarta bersama Inorga Universal Line Dance yang terus mengenalkan olahraga rekreasi kepada masyarakat. Menurutnya, sinergi antara pemerintah dan komunitas menjadi langkah strategis dalam membangun budaya hidup sehat sekaligus mempererat kebersamaan warga.

“Pembangunan kota tidak hanya diukur dari kemajuan infrastruktur maupun pertumbuhan ekonomi, tetapi juga dari kualitas sumber daya manusianya. Masyarakat yang sehat, bugar, dan bahagia merupakan modal utama untuk mewujudkan Kota Surakarta yang semakin maju dan sejahtera,” ujar Astrid.

Ia menegaskan, budaya hidup aktif perlu terus ditumbuhkan melalui berbagai aktivitas fisik yang mudah dilakukan oleh masyarakat. Salah satunya adalah olahraga rekreasi yang memiliki karakter inklusif, menyenangkan, tidak mengenal batas usia, dan dapat dilakukan bersama keluarga maupun komunitas.

“Semakin banyak warga yang rutin berolahraga, semakin besar manfaatnya bagi kesehatan fisik, kesehatan mental, serta keharmonisan sosial,” katanya.

Astrid menjelaskan, Universal Line Dance merupakan salah satu cabang olahraga rekreasi di bawah naungan KORMI yang memadukan gerakan tari berbaris dengan iringan musik dari berbagai genre. Seluruh peserta melakukan rangkaian gerakan yang sama secara serempak tanpa memerlukan pasangan, sehingga mudah dipelajari oleh pemula dan dapat diikuti oleh anak-anak, orang dewasa, hingga lanjut usia.

Selain meningkatkan kebugaran, koordinasi tubuh, keseimbangan, kelincahan, serta daya tahan jantung dan paru-paru, Universal Line Dance juga menjadi sarana memperkuat interaksi sosial karena dilakukan secara berkelompok dalam suasana yang penuh kegembiraan. Aktivitas ini pun tidak membutuhkan fasilitas khusus sehingga dapat dilaksanakan di balai warga, sekolah, ruang terbuka, maupun berbagai ruang publik lainnya.

Melalui sosialisasi tersebut, Pemerintah Kota Surakarta berharap Universal Line Dance tidak hanya dikenal sebagai aktivitas olahraga, tetapi juga mampu melahirkan komunitas-komunitas baru di berbagai kelurahan, sekolah, tempat kerja, hingga ruang publik. Harapan tersebut sejalan dengan semangat KORMI dalam menggerakkan masyarakat agar lebih aktif, bugar, gembira, dan produktif melalui olahraga masyarakat.

Astrid juga mengajak seluruh peserta menjadi agen perubahan dengan mengajak keluarga, tetangga, teman, maupun rekan kerja untuk mulai membiasakan diri berolahraga.

“Kebiasaan sederhana yang dilakukan secara konsisten akan memberikan dampak besar terhadap kesehatan dan kualitas hidup masyarakat. Mari kita jadikan olahraga sebagai bagian dari gaya hidup sehari-hari,” ujarnya.

Ia menambahkan, Pemerintah Kota Surakarta akan terus mendukung berbagai kegiatan olahraga masyarakat yang mampu meningkatkan kebugaran, memperkuat kebersamaan, sekaligus mengoptimalkan pemanfaatan ruang-ruang publik sebagai sarana aktivitas positif.

“Kami berharap Universal Line Dance semakin berkembang dan diminati masyarakat Surakarta sehingga dapat menjadi salah satu gerakan bersama dalam mewujudkan kota yang sehat, aktif, dan berdaya,” pungkasnya.

Sosialisasi Inorga Universal Line Dance Kota Surakarta menjadi bagian dari upaya memperluas partisipasi masyarakat dalam olahraga rekreasi. Melalui kolaborasi antara KORMI Kota Surakarta dan Pemerintah Kota Surakarta, kegiatan ini diharapkan mampu mendorong semakin banyak warga menjadikan aktivitas fisik sebagai budaya hidup sehat sekaligus mempererat kebersamaan di lingkungan masyarakat.