Wali Kota Solo Respati Ajak Baznas Surakarta Perkuat Pengentasan Kemiskinan dan Pengangguran

oleh
oleh

SOLO, MettaNEWS – Wali Kota Surakarta, Respati Ardi, mengajak Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Surakarta untuk terus memperkuat peran dalam pengentasan kemiskinan dan pengangguran di Kota Solo. Ajakan tersebut disampaikan dalam peringatan 25 Tahun Baznas Surakarta yang digelar di Kantor Baznas Surakarta, Rabu (28/1/2026).

Respati menilai Baznas Surakarta merupakan mitra strategis Pemerintah Kota (Pemkot) Solo, terutama dalam memonitor dan membantu masyarakat kurang mampu melalui pendistribusian zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang tepat sasaran dan berdampak langsung.

“Baznas kini menjadi mitra paling penting Pemerintah Kota Solo dalam semangat kami mengentaskan rantai kemiskinan. Kami berharap zakat yang dikelola semakin diarahkan menjadi zakat produktif sehingga mampu menurunkan angka kemiskinan,” papar Respati.

Ia juga mengapresiasi kinerja Baznas Surakarta selama 25 tahun yang dinilai konsisten membantu masyarakat. Terlebih, capaian penghimpunan dana ZIS Baznas Surakarta berhasil melampaui target hingga 150,1 persen.

Respati turut menyoroti terobosan program Z-Coffee yang digagas Baznas Surakarta. Menurutnya, program pemberdayaan tersebut sejalan dengan upaya Pemkot Solo dalam menekan angka pengangguran.

“Saya sangat bersyukur atas kinerja Baznas Surakarta. Pendistribusian dana juga tidak kalah penting agar benar-benar tepat sasaran dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” jelasnya.

Ke depan, Pemkot Solo berencana mengajak berbagai pemangku kepentingan dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk turut berdonasi guna meningkatkan penghimpunan zakat. Selain itu, Respati juga berharap Baznas terlibat dalam pembentukan karakter generasi muda, salah satunya dengan menghidupkan kembali peran masjid sebagai pusat kegiatan sosial dan keagamaan.

“Kami membuka ruang sinergi dengan Baznas Surakarta untuk kembali mengaktifkan masjid-masjid agar anak-anak dan remaja masjid bisa menghidupkan lagi kegiatan positif di lingkungan mereka,” terangnya.

Sementara itu, Ketua Baznas Surakarta, Moh Qoyim, menegaskan komitmen lembaganya untuk terus bersinergi dengan Pemkot Solo dalam upaya mensejahterakan masyarakat, termasuk pengentasan kemiskinan dan pengangguran.

“Saat ini kami telah memberdayakan mahasiswa dari keluarga kurang mampu serta memanajemen toko-toko klontong agar dapat meningkatkan kesejahteraan. Intinya, kami siap bersinergi dengan Pemkot Solo untuk memaksimalkan program kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.