SEMARANG, MettaNEWS — Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, menegaskan bahwa sektor pendidikan memiliki peran strategis dalam pembangunan, termasuk sebagai instrumen pengentasan kemiskinan. Pernyataan ini disampaikannya saat acara Pelantikan dan Penyerahan Surat Keputusan (SK) bagi Kepala Sekolah serta Jabatan Fungsional PNS dan PPPK di Wisma Perdamaian, Kota Semarang, Selasa (3/3/2026).
“Pendidikan berperan meningkatkan sumber daya manusia yang punya daya saing,” kata Luthfi.
Menurutnya, peningkatan kualitas SDM melalui pendidikan akan mendukung penurunan angka kemiskinan di wilayahnya, yang tercatat turun dari 9,58% menjadi 9,39% atau sekitar 3,34 juta jiwa per September 2025.
Dalam acara tersebut, Gubernur Ahmad Luthfi menata pejabat di 645 satuan pendidikan SMA Negeri, SMK Negeri, dan SLB Negeri melalui rotasi dan promosi. Penyerahan SK secara simbolis diberikan kepada 164 kepala sekolah yang hadir secara langsung, terdiri dari 43 rotasi dan 121 promosi. Kepala sekolah lainnya mengikuti secara daring. Selain itu, dilantik juga 17 Pejabat Fungsional PNS dan 3.018 PPPK, dengan sebagian besar mengikuti secara daring.
Luthfi meminta para pejabat yang dilantik untuk menjalankan tugas dengan profesionalisme, penuh tanggung jawab, dan berintegritas. Ia menekankan pentingnya rendah hati dan menjadi panutan bagi siswa.
“Segala tindak-tanduk harus mencerminkan pribadi yang berakhlak, berkarakter, dan berbudi luhur,” pesan Gubernue Luthfi.
Salah seorang kepala sekolah yang baru dilantik, Berti Sagendra, mengaku siap menjawab tantangan sebagai Kepala SMKN 6 Kota Semarang. Ia menekankan pentingnya meningkatkan link and match antara sekolah dengan perusahaan untuk memastikan lulusan siap bekerja atau berwirausaha.
Hal senada disampaikan Agus Nugroho, PPPK Guru di SMKN 1 Boyolali, yang bersyukur setelah belasan tahun menjadi guru honorer kini resmi mendapatkan SK PPPK. Ia bertekad mengabdi dengan tulus dan ikhlas, serta memberikan yang terbaik bagi dunia pendidikan.
“Kerja keras itu tidak menipu hasil,” ujarnya.
Dengan pelantikan ini, Gubernur Ahmad Luthfi berharap sektor pendidikan di Jawa Tengah semakin efektif menjadi instrumen peningkatan SDM, menurunkan angka kemiskinan, dan mempersiapkan generasi yang kompeten serta berkarakter.








