SOLO, MettaNEWS – Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta menerima hibah satu unit kendaraan ambulans dari Bank Syariah Indonesia (BSI). Serah terima hibah tersebut dilaksanakan di Halaman Rektorat UNS, Rabu (28/1/2026), dan dihadiri jajaran pimpinan UNS, Rumah Sakit (RS) UNS, serta perwakilan BSI.
Regional CEO BSI RO VII Semarang, Ficko Hardowiseto, menyampaikan apresiasi atas sambutan UNS sekaligus rasa syukur atas rampungnya proses pengadaan ambulans yang membutuhkan tahapan panjang, khususnya pada proses karoseri.
“Alhamdulillah, hari ini seluruh proses dapat diselesaikan dengan baik sehingga ambulans ini bisa kami serahkan kepada UNS. Semoga kendaraan ini memberikan manfaat luas, baik untuk bakti sosial, kegiatan kemahasiswaan, maupun sebagai penunjang dan cadangan operasional RS UNS,” ujar Ficko.
Ia berharap kehadiran ambulans tersebut dapat meningkatkan mobilitas dan keandalan layanan kesehatan UNS. Menurutnya, hibah ini sejalan dengan tagline BSI sebagai Sahabat Finansial, Sahabat Sosial, dan Sahabat Spiritual.
Sebagai Sahabat Finansial, lanjut Ficko, BSI terus mendukung kebutuhan transaksi keuangan sivitas akademika melalui berbagai produk dan program. Selain itu, BSI juga telah meluncurkan peran baru sebagai bullion bank yang melayani jual beli dan tabungan emas dengan nominal terjangkau.
Sementara sebagai Sahabat Sosial, BSI berkomitmen menyalurkan zakat dan dana sosial untuk berbagai program kemaslahatan, termasuk pembangunan rumah layak huni dan kegiatan sosial lainnya. Di sisi spiritual, nilai-nilai syariah menjadi landasan utama BSI dalam menjalankan perannya.
“Kami berharap sinergi BSI dan UNS ke depan semakin erat. Sejak 2021, BSI telah menyalurkan beasiswa kepada sekitar 100 mahasiswa UNS dan program ini akan terus kami lanjutkan setiap tahun,” tambah Ficko.
Sementara itu, Rektor UNS Prof. Dr. Hartono, dr., M.Si., menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas hibah ambulans dari BSI. Ia menjelaskan, awalnya bantuan direncanakan untuk renovasi kantin, namun setelah kajian kebutuhan, UNS menilai keberadaan ambulans jauh lebih mendesak.
“Hampir setiap kegiatan besar di UNS, khususnya di Solo Raya, membutuhkan dukungan layanan kesehatan. Dalam satu hari, RS UNS bisa mengerahkan satu hingga dua ambulans, sementara armada yang tersedia masih terbatas,” jelas Prof. Hartono.
Dengan adanya hibah tersebut, UNS berharap layanan kesehatan, khususnya di RS UNS, dapat semakin optimal. Ambulans ini nantinya akan ditempatkan di RS UNS dan digunakan untuk mendukung kegiatan akademik, kemahasiswaan, serta kegiatan institusional lainnya yang membutuhkan layanan darurat.
Bantuan ambulans ini menjadi wujud nyata komitmen BSI dalam memperkuat kerja sama dengan UNS. Selain hibah ambulans, BSI juga telah memberikan berbagai dukungan CSR lainnya, seperti program beasiswa dan kegiatan sosial.
“Ke depan, kami berharap kolaborasi UNS dan BSI dapat terus ditingkatkan, baik dalam layanan perbankan syariah, dukungan institusi, maupun kerja sama lain yang saling menguntungkan,” pungkas Prof. Hartono.








