Wali Kota Lepas 52 Atlet Surakarta Berlaga di PON XX Papua

oleh
oleh
Atlet kontingen Surakarta berfoto bersama Ketua Umum KONI Surakarta Lilik Kusnandar, Jumat (17/9) | Foto : Metta NEWS - Puspita

SOLO, Metta NEWS – Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka melepas kontingen olahraga dari Surakarta untuk berlaga pada PON XX Papua yang resmi digelar 2-15 Oktober 2021.

Kota Surakarta memberangkatkan 64 orang dengan rincian 52 atlet dari 19 cabang olahraga (cabor) didampingi 12 pelatih/ofisial akan memperkuat kontingen Jawa Tengah di PON Papua. 

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Surakarta Joni Hari Sumantri dalam sambutannya pada kegiatan Pelepasan Atlet dan Pelatih Kontingen Provinsi Jawa Tengah Asal Kota Surakarta dalam Ajang PON XX Papua 2021 di Pendapi Gede Balai Kota memaparkan penyelenggaraan PON ke 20 Papua di helat di 4 lokasi yakni kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, kabupaten Mimika dan kabupaten Merauke. 

“PON Papua ini Jawa Tengah mempunyai target 5 besar dengan perolehan minimal 45 medali emas. Kontingen Jateng mengikuti 39 cabang olahraga dengan total kekuatan 651 orang terdiri dari 441 atlet, 210 pelatih dan asisten pelatih,” papar Joni. 

Dalam pelepasan kontingen tersebut, Ketua Umum KONI Surakarta Lilik Kusnandar memberikan motivasi dan pesan pada segenap atlet, pelatih dan oficial yang akan berlaga di Papua. Lilik sendiri juga akan berangkat ke Papua sebagai manajer cabang olahraga bermotor. 

“Saya pakai seragam kontingen Jateng, karena kebetulan saya juga sebagai manajer tim bermotor Jateng. Jadi saya nanti akan berada di tengah-tengah anda semua di Papua. Mungkin satu-satunya Ketua KONI kabupaten/kota di Jateng yang ikut ke Papua hanya Kota Surakarta,” terang Lilik. 

Lilik mengingatkan pada para atlet dan officialnya untuk berhati-hati menjaga kesehatan selama di Papua dan meminta untuk membuat grup WA sebagai sarana komunikasi ketika di Papua. 

“Jadi kalau ada apa-apa kita bisa komunikasi dan saling bantu. Karena pesan dari KONI Provinsi ketika kontingen sudah masuk mess di Papua tidak boleh keluar sembarangan mengingat beberapa pertimbangan seperti faktor keamanan dan di sana juga masih musim malaria,” tandas Lilik. 

Ancaman malaria ini menjadi perhatian tersendiri bagi KONI Surakarta. Lilik juga menekankan pada awak kontingen dari Solo untuk membawa obat-obatan antimalaria. 

“Saya sangat tekankan soal malaria ini karena anda semua adalah aset-aset Kota Surakarta. Kepada masyarakat Surakarta kami mohon doa restu supaya atlet-atlet kita bisa membawa nama harum kota Solo di kancah nasional” tegas Lilik. 

Pada kesempatan tersebut, selain memberikan doa restu, Wali Kota Surakarta juga menyerahkan uang saku untuk atlet dan ofisial Solo yang akan memperkuat kontingen Jateng.

“Semoga menang dan bisa membanggakan Kota Solo,” harap Wali Kota Gibran. 

No More Posts Available.

No more pages to load.