UTP Fencing Club Raih Medali Perak dan Perunggu di Ajang Internasional SEAFF Championship 2023 di Malaysia

oleh
UTP Fencing Club / Klub Anggar UTP
Para peraih medali perunggu asal Indonesia di Internasional SEAFF Championship 2023 | Dok: UTP Fencing Club

SOLO, MettaNEWS – Atlet binaan UTP Fencing Club, membawa perolehan medali dari Ajang Internasional SEAFF Championship 2023 yang digelar di Kuala Lumpur Malaysia pada tanggal 5-13 Januari 2023 yang lalu.

Tiga dari lima Fencer (julukan atet anggar) binaan klub anggar UTP meraih 1 perak dan 3 perunggu. Binpres Ikatan Anggar Seluruh Indonesia (Ikasi) Kota Solo Hendra Faradilah sangat mengapresiasi pendapat dari atletnya itu.

Menurutnya Mental memang jadi salah satu poros kekuatan atlet dalam berkompetisi. Hal tersebut yang coba pihaknya dorong kepada atletnya.

“Kalau hasil masih belum puas. Saya membidik dari SEAFF ini untuk tembus di tim Sea Games. Tapi masih kurang, target saya ada yang tembus emas,” ungkap Hendra saat MettaNEWS Konfirmasi, Minggu (19/2/2023).

Dalam SEAFF ini klub anggar UTP mengukir nama Putri Faradilah menyumbang satu medali perak di kelas junior floret beregu putri. Sekaligus satu perunggu di kelas senior beregu putri. Kemudian Vitson Bastian Kusuma Negara sabet perunggu di nomor degen senior beregu putra. Sementara Tasya Allisya Sukarno Putri dapat perunggu dalam nomor degen beregu putri.

Tapi Hendra cukup mengerti, fencer asuhannya merupakan anak dengan notaben masih di bawah 20 tahun. Sehingga kematangan emosional perlu peningkatan lagi. Di kompetisi itu, mereka terkesan ingin cepat menyelesaikan pertarungan.

“Harapannya anak-anak bisa lebih stabil (emosionalnya). Lebih mematangkan emosional di kompetisi, bukan latihan,” imbuhnya.

UTP Fencing Club, Banyak Laga Yang Menanti

Fencer Solo, juga masih butuh banyak pengalaman dan jam terbang. Karenanya Hendra mendorong untuk selalu berlatih dengan giat. Apalagi tahun ini, event anggar banyak terlaksana.

“Kompetisi banyak sekali. Di Mei ada Sea Games, sedangkan Juni ada babak kualifikasi pra-pekan olahraga nasional (PON). Kemudian bulan delapan ada popda,” imbuhnya.

Karenanya, seluruh fencer Solo harus bersiap diri. Giat berlatih dari Senin hingga Jumat. Dengan begitu, Hendra juga yakin mereka bisa berkembang dan mencapai targetnya.

“Saya yakin dengan memberikan latihan yang lebih giat lagi, kita dorong dan semangati para atlet agar tampil maksimal dan memiliki rasa percaya diri. Saya dan tim klub anggar UTP bisa membawa atlet UTP Fencing Club lolos hingga olimpiade,” tukasnya.