SOLO, MettaNEWS – Profesional Muda Indonesia mengadakan diskusi produktif dengan Calon Walikota Solo Respati Ardi dalam upaya menciptakan inovasi baru yang saling terkait. Pertemuan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan ilmiah antara para profesional muda dan memajukan ekonomi daerah.
Diskusi yang berlangsung di Markas Foodcourt Terminal Tirtonadi ini dihadiri oleh Ketua Umum Profesional Muda Indonesia Ir. Haudhi Ramdayuza, S.T., IPM., ASEAN Eng. Sekjend Profesional Muda Indonesia Ir. Isditya Pratama Putra, S.T., IPM., Ketua Profesional Muda Jateng Ir. Andika Pradifan., S.T., IPP., Ketua Profesional Muda Solo Ersa Manora S.T., termasuk pengusaha muda, dan akademisi, Dalam sesi tersebut, para peserta berbagi ide dan perspektif mengenai tantangan yang dihadapi Surakarta, serta potensi inovasi yang dapat diimplementasikan untuk meningkatkan daya saing daerah.
“Kolaborasi antara pemerintah dan profesional muda sangat penting untuk menciptakan solusi yang inovatif. Kami perlu memanfaatkan pengetahuan dan keterampilan yang dimiliki oleh generasi muda untuk memajukan ekonomi kota ini,” ujar Respati.
Dalam diskusi tersebut, sejumlah inisiatif diusulkan, termasuk program pelatihan yang fokus pada pengembangan keterampilan, penyediaan ruang bagi startup, dan penciptaan jaringan kolaboratif antara sektor swasta dan publik. Para peserta sepakat bahwa inovasi tidak hanya harus berfokus pada teknologi, tetapi juga mencakup pendekatan baru dalam pengelolaan sumber daya dan kebijakan publik.
Diskusi ini diharapkan dapat berlanjut menjadi langkah konkret dalam merumuskan program-program yang akan membawa dampak positif bagi masyarakat Surakarta. Melalui kolaborasi ini, diharapkan akan lahir ide-ide segar yang dapat mendukung pengembangan ekonomi daerah dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.








