UNISRI Gelar Job Expo 2025, Sediakan 2.500 Lowongan dari 40 Perusahaan Nasional dan Pantau Penempatan Alumni Secara Aktif

oleh
oleh
Rektor Unisri, Prof. Sutoyo didampingi Kepala Unisri Career Center Safaruddin memberikan keterangan mengenai jobfair pada awak media, Senin (30/6/2025) | MettaNEWS / Puspita

SOLO, MettaNEWS— Universitas Slamet Riyadi (Unisri) Surakarta kembali menggelar bursa kerja tahunan bertajuk UNISRI Job Expo 2025 pada 1–2 Juli 2025 di Auditorium kampusnya. Kegiatan ini menjadi wujud nyata komitmen kampus dalam menjembatani dunia pendidikan dan dunia kerja secara strategis dan terukur.

Rektor Unisri, Prof. Sutoyo, dalam konferensi pers menyampaikan bahwa job fair ini merupakan agenda rutin yang selalu diselenggarakan dengan prinsip selektif, profesional, dan bersinergi dengan pihak terkait.

“Kami mengundang perusahaan-perusahaan skala nasional yang bonafid agar lulusan kami mendapat kesempatan kerja yang berkualitas. Target tahun ini sebanyak 4.000 pengunjung,” ujar Prof. Sutoyo.

Job fair ini didukung oleh UPT Unisri Career Center (UCC) dan telah mengantongi izin resmi dari Dinas Tenaga Kerja. Dalam pelaksanaannya, UNISRI bekerja sama langsung dengan Disnaker Kota Surakarta untuk memastikan proses rekrutmen berjalan aman, nyaman, dan profesional.

Ketua penyelenggara sekaligus Kepala UCC, Safaruddin, menambahkan bahwa tahun ini ada 40 perusahaan yang berpartisipasi dengan menyediakan total 2.500 formasi kerja. Jumlah tersebut meningkat dari rencana awal 1.500 formasi. Lowongan yang tersedia meliputi sektor perbankan, pendidikan, marketing, HRD, digital, jasa keuangan, kesehatan, manufaktur, dan lembaga pemerintahan.

“Perusahaan yang ikut kami seleksi ketat. Kami ingin memastikan hanya perusahaan yang kredibel yang hadir, demi melindungi pencari kerja dan menjaga nama baik kampus,” tegas Safaruddin.

Unisri juga menjadikan job expo ini sebagai sarana pemantauan terhadap serapan kerja alumni. Selain menjamin transparansi data dari proses pendaftaran hingga rekrutmen, kampus juga melakukan pelacakan dan pemantauan pascapenempatan selama tiga bulan. Hal ini memastikan hak-hak pencari kerja terpenuhi secara layak.

“Ini bukan sekadar event seremonial. Kami serius ingin mendorong alumni dan pencari kerja lainnya untuk benar-benar mendapatkan pekerjaan yang sesuai dengan kompetensinya,” imbuh Safaruddin.

Data tahun 2024 menunjukkan bahwa 80 persen alumni Unisri berhasil memperoleh pekerjaan kurang dari enam bulan setelah lulus. Angka tersebut menjadi indikator positif meningkatnya efektivitas masa tunggu kerja alumni.

Unisri Job Expo 2025 terbuka untuk umum, termasuk lulusan dari perguruan tinggi lain di kawasan Soloraya. Melalui acara ini, Unisri ingin membangun konektivitas antara dunia kampus dan sektor industri secara berkelanjutan, sekaligus memperkuat posisi sebagai kampus yang adaptif terhadap tantangan ketenagakerjaan masa kini.