UIN Surakarta Jalin Sister University dengan PTKIN Bandung, Rektor Tekankan Semangat Belajar dan Kolaborasi

oleh
oleh

SOLO, MettaNEWS – Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Mas Said Surakarta menjalin kerja sama sister university dengan salah satu Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) di Bandung.

Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dilakukan Senin (11/8/2025) di Bandung, bertepatan dengan pembukaan kegiatan Pelatihan Manajemen Tata Kelola BLU Berbasis Digital.

Rektor UIN Surakarta, Prof. Toto Suharto, memimpin langsung rombongan yang terdiri dari Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Pengembangan Kelembagaan, Wakil Rektor II Bidang Administrasi Umum, Keuangan, dan Perencanaan, para ketua lembaga, serta pejabat struktural dan fungsional.

MoU ini mencakup kerja sama di berbagai bidang akademis maupun non-akademis melalui skema sister university. Konsep ini memungkinkan kedua kampus untuk saling mendukung, berbagi sumber daya, dan mengembangkan program bersama yang menguntungkan kedua belah pihak.

Dalam sambutannya, Prof. Toto mengungkapkan alasan kuat di balik kolaborasi ini. Selain kesamaan sejarah menggunakan nama tokoh pejuang anti-penjajahan, kedua kampus memiliki nilai keislaman yang sama dalam penyelenggaraan pendidikan serta posisi strategis sebagai pusat pengembangan Islam di wilayah masing-masing.

“Surakarta menjadi salah satu pusat penyebaran agama Islam di Jawa Tengah, sedangkan Bandung memegang peran serupa di Jawa Barat,” jelasnya.

Lebih lanjut, Prof. Toto menegaskan bahwa kerja sama ini juga bertujuan untuk memperdalam pengetahuan terkait pengelolaan kampus dengan status Badan Layanan Umum (BLU).

“Sebagai kampus yang baru akan merayakan kelahirannya ke-33, UIN Surakarta harus lebih bersemangat lagi untuk belajar ke semua pihak,” ujarnya.

Ia pun mengajak seluruh sivitas akademika untuk memaksimalkan potensi yang dimiliki demi kemajuan kampus.

“Kerja sama ini diharapkan dapat membuka peluang besar bagi pengembangan pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat yang lebih luas,” pungkasnya.