Fakultas Sains dan Teknologi UIN Surakarta Resmi Berdiri, Perkuat Integrasi Ilmu Agama dan Umum

oleh
oleh

SOLO, MettaNEWS – Fakultas Sains dan Teknologi (FST) UIN Surakarta resmi berdiri, sebagai fakultas keenam di lingkungan kampus tersebut.

Berdirinya FST UIN Surakarta tertuang dalam Peraturan Menteri Agama Republik Indonesia Nomor 48 Tahun 2025 (PMA 48/2025) tentang Perubahan atas Peraturan Menteri Agama Nomor 26 Tahun 2021 tentang Organisasi dan Tata Kerja UIN Raden Mas Said Surakarta. Ketentuan tersebut secara tegas disebutkan dalam Pasal 11 PMA 48/2025.

Dengan terbitnya regulasi tersebut, jumlah fakultas di UIN Surakarta bertambah dari lima menjadi enam fakultas. Fakultas Sains dan Teknologi nantinya akan memiliki struktur organisasi yang terdiri atas Dekan, Wakil Dekan Bidang Akademik, Kemahasiswaan, Kelembagaan, dan Kerja Sama, Wakil Dekan Bidang Administrasi Umum, Perencanaan, dan Keuangan, serta didukung Laboratorium/Bengkel/Studio dan Subbagian Umum.

Rektor UIN Surakarta, Prof. H. Toto Suharto, menyampaikan rasa syukur atas resmi berdirinya Fakultas Sains dan Teknologi. Menurutnya, kehadiran FST menjadi “rumah” bagi program studi berbasis sains dan teknologi yang selama ini telah berkembang di UIN Surakarta.

“Alhamdulillah, dengan terbitnya PMA 48/2025, UIN Surakarta resmi membuka Fakultas Sains dan Teknologi. Saat ini sudah ada lima program studi, yaitu Teknologi Pangan, Ilmu Lingkungan, Bioteknologi, Sains Data, dan Informatika,” ujar Rektor.

Ia juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Menteri Agama Republik Indonesia, Prof. Nasaruddin Umar, atas bimbingan, arahan, dan restu dalam proses pendirian fakultas baru tersebut.

Menurut Toto, kehadiran FST UIN Surakarta diharapkan mampu memperkuat daya saing institusi sekaligus menjadi motor pengembangan riset dan inovasi berbasis sains dan teknologi yang selaras dengan nilai-nilai keislaman. Langkah ini sekaligus menegaskan komitmen UIN Surakarta dalam menjawab tantangan zaman dan kebutuhan masyarakat yang semakin kompleks.