SOLO, MettaNEWS – Brand teh legendaris Tong Tji Tea House resmi membuka outlet terbesarnya di Solo Paragon Mall, Kota Solo. Gerai baru ini menghadirkan konsep restoran keluarga dengan ruang yang lebih luas agar pengunjung dapat berkumpul dan menikmati hidangan bersama.
Direktur PT Cahaya Tirta Rasa yang memegang brand Tong Tji Tea House, Stella Mariss Tjahajanto, menjelaskan bahwa sebelumnya Tong Tji sudah hadir di Solo Paragon, namun berada di lokasi yang lebih kecil sehingga kurang optimal untuk konsep restoran keluarga yang ingin dihadirkan.
Ia menjelaskan, konsep Tong Tji Tea House kini difokuskan sebagai restoran keluarga sehingga membutuhkan lebih banyak meja panjang agar keluarga dapat berkumpul bersama saat makan.
“Kami ingin menghadirkan konsep restoran keluarga, sehingga membutuhkan tempat yang lebih luas. Karena itu kami meminta manajemen Solo Paragon untuk memberikan lokasi yang lebih besar dan akhirnya kami diberikan tempat di sini,” jelasnya.

Menurut Stella, lokasi baru ini menjadi outlet Tong Tji Tea House terbesar yang dimiliki perusahaan saat ini di Kota Solo.
Berada di lantai dasar (ground floor) Solo Paragon, letak Tong Tji Tea House sangat strategis karena letaknya yang dekat dengan fasilitas seperti ATM, lift dan toliet mal.
“Lantai ini menurut saya walaupun awalnya agak kelihatan masuk ya dari sisi lobby, tapi menurut saya ini sangat bagus karena ada lift dan juga ada ATM dan ada toilet yang sebentar lagi juga akan direnovasi. Menurut saya lantai ini akan menjadi magnet yang sangat kuat sih di mal ini,” terangnya.
Promo Grand Opening Hingga 30 Persen

Untuk merayakan pembukaan outlet baru ini, Tong Tji Tea House menghadirkan promo spesial bagi pelanggan.
“Pada grand opening ini kami memberikan promo hingga 30 persen untuk menu tertentu, seperti mendoan ala Tong Tji dan es campur jadul,” ungkap Stella.
Promo tersebut diharapkan dapat menarik pengunjung untuk mencoba berbagai menu yang ditawarkan.
Tong Tji Berdiri Sejak 1938

Tong Tji merupakan brand teh yang telah berdiri sejak tahun 1938 dan terus berinovasi hingga saat ini.
Saat ini, Tong Tji Tea House telah memiliki sekitar 43 gerai yang tersebar di berbagai kota di Indonesia.
Stella berharap kehadiran Tong Tji Tea House di Solo dapat menjadi tempat berkumpul bagi masyarakat sekaligus menghadirkan pengalaman menikmati teh dan makanan yang berkualitas.
“Kami berharap bisnis ini bisa menyalurkan berkat kepada banyak orang dan nama Tong Tji, baik teh maupun makanannya, bisa diterima masyarakat Solo,” katanya.
Ia juga berharap pengunjung yang datang dapat merasakan pengalaman yang berkesan sehingga ingin kembali lagi.
“Kami ingin Tong Tji menjadi tempat yang dikangenin, tempat berkumpul bersama keluarga dan teman,” jelasnya.
Tantangan Pasar Teh di Kota Solo

Menurut Stella, Kota Solo memiliki budaya minum teh yang sangat kuat sehingga menjadi tantangan tersendiri bagi brand Tong Tji untuk masuk ke pasar tersebut.
“Solo ini sebenarnya cukup menantang karena budaya tehnya sangat kental. Banyak warung yang memiliki racikan teh khas mereka sendiri,” ujarnya.
Namun ia mengaku optimistis bahwa kualitas teh Tong Tji dapat diterima masyarakat.
“Kalau kami bisa sukses di Solo, itu menjadi kebanggaan tersendiri karena teh kami bisa menjadi pilihan masyarakat di tengah banyaknya racikan teh lokal,” jelasnya.
Fokus pada Kualitas dan Kenyamanan

Dalam menghadapi persaingan bisnis minuman teh, Tong Tji Tea House memilih untuk fokus pada kualitas produk dan pelayanan, bukan perang harga.
“Kami fokus pada kualitas. Goal kami adalah melayani customer dengan keramahan khas Indonesia serta menghadirkan tempat yang nyaman,” ujar Stella.
Menurutnya, tampilan outlet dan konsep restoran juga terus dikembangkan agar lebih modern dan menarik bagi pelanggan.
“Kami terus evolving (berkembang-red) menjadi lebih baik. Kami tidak ingin berperang harga, tetapi menawarkan kualitas dan kenyamanan bagi konsumen,” katanya.

Tiga Konsep Outlet Tong Tji di Solo Paragon

Operational Manager area Solo, Ivonne Hadisubroto, menambahkan bahwa di Solo Paragon Mall terdapat tiga konsep gerai Tong Tji yang melayani kebutuhan pelanggan berbeda.
“Di Solo Paragon ini ada tiga. Tong Tji Tea House ada satu dan ini adalah outlet terbesar kami. Selain itu ada juga outlet di food court dan satu lagi di lantai satu dengan nama Tong Tji Point,” kata Ivonne.
Ia menjelaskan bahwa Tong Tji Point lebih fokus pada penjualan minuman dan camilan dengan konsep takeaway.
“Kalau di Tong Tji Point kami hanya menjual minuman dan snack dengan konsep takeaway. Kalau di Tong Tji Tea House ini bisa menampung 79 kursi,” tambahnya.
Di gerai Tongji Tea House pengunjung Solo Paragon dapat menggelar acara seperti ulang tahun, arisan dengan kapasitas hingga 24 orang.























