TNI AU Sudah Punya Hercules, Masih Beli Airbus A 400M, Ini Perbandingan Keduanya

oleh
oleh
Airbus A 400M, TNI AU
Pesawat Airbus A 400 M milik TNI AU dalam gambaran artis | Airbus

MENTERI PERTAHANAN Prabowo mengumumkan baru saja menyepakati pembelian dua unit pesawat angkut militer Airbus A 400 M untuk TNI AU. Bahkan, ada gambaran untuk membeli lagi pesawat yang sama sebanyak 4 unit di masa mendatang.

Saat ini, TNI AU juga sedang menunggu kedatangan 5 unit pesawat angkut baru yang lebih familiar, C-130 Hercules seri J. Armada baru ini untuk menambah dan menggantikan beberapa seri Hercules yang sudah memperkuat kekuatan TNI AU sejak tahun 1960-an.

Beragam respons muncul atas rencana itu. Masyarakat banyak memuji keputusan Prabowo, karena Airbus dikenal sebagai pesawat modern yang dengan banyak kemampuan.

Bahkan, niat untuk membeli pesawat angkut bongsor ini sudah ada sejak era Menteri Pertahanan dijabat Ryamirzad Ryacudu. Ryamirzad pernah menyebut ingin membeli Airbus A 400M dalam jumlah kecil, terutama untuk menangani bencana alam skala besar dengan cepat.

Seperti, yang disebut Prabowo, A 400 M yang badannya lebih gede dari Hercules, ideal untuk misi-misi penanganan bencana alam skala besar. Karena pesawat ini mampu mendarat di landasan seadanya dan mampu mengangkut 37 ton kargo. Untuk misi tempur, bisa menjadi tanker, atau pengangkut 116 pasukan dengan peralatan lengkap, atau sebagai ambulans udara dengan 66 tempat tidur dan 25 orang tenaga medis.

Namun, kritik bukannya tak ada. Mantan KSAU, Marsekal (Purn) Chappy Hakim yang punya riwayat dinas sebagai penerbang Hercules, menilai pembelian Airbus berkonsekuensi besar.

“Terutama dari sisi pemeliharaan. Butuh ground support yang cukup besar. Satu pesawat atau satu skuadron, biayanya kurang lebih sama. Airbus memang pesawat bagus, modern. Tapi dengan mempertimbangkan beberapa hal, rasanya lebih efisien kita menambah armada Hercules,” tuturnya dalam wawancara dengan TV One beberapa waktu lalu.

Berikut ini beberapa perbandingan antara Airbus A-400M dengan C-130 Hercules seri J:

C-130 Hercules J yang juga segera dimiliki Indonesia | airforce-technology

Harga

Airbus A-400M : 136 juta Euro, atau Rp 2,2 triliun

C-130 Hercules J : 67,3 juta USD atau Rp 942,2 miliar

Jarak Tempuh dan Kemampuan Angkut

Airbus A-400M :  3.300 km dengan muatan 37 ton, atau 6.400 km dengan muatan 25 ton. Dengan lebar ruang kargo 4 meter dan tinggi 4 meter, pesawat ini mampu mengangkut peralatan berat seperti eksavator. Bisa juga berperan untuk tanker, pemadaman kebakaran hutan. Bisa membawa 116 personel militer lengkap dengan peralatan, atau fungsi ambulans udara dengan kapasitas 66 tempat tidur dan 25 tenaga medis.

C 130 HerculesJ : 3.300 km dengan muatan normal maksimal 15.422 kg. Bisa mengangkut 92 penumpang atau 64 pasukan lengkap dengan peralatan. Peran lain untuk tanker,  atau ambulans udara dengan kapasitas 74 tempat tidur dan dua tenaga medis.

Kecepatan Maksimal

Airbus A400M : 825 km/jam

C 130 Hercules J : 670 km/jam

Kemampuan lain, kedua pesawat sama-sama disebut bisa mendarat di landasan pendek, landasan rumput/kerikil atau yang tidak dilapisi aspal. (kkl univet)