Tim bulutangkis Indonesia Raih Gelar Juara di Sektor Tunggal Putra WONDR Badminton Asia Junior Championships 2025

oleh
WONDR Badminton Asia Junior Championships 2025
Tim bulutangkis sektor tunggal putra raih gelar juara umum di WONDR Badminton Asia Junior Championships 2025 | MettaNEWS / Adinda Wardani

SOLO, MettaNEWS – Kejuaraan bulutangkis junior paling bergengsi se-Asia, WONDR Asia Junior Championships 2025 yang berlangsung di Gor Indoor Manahan Solo telah rampung.

Tim bulutangkis Indonesia meraih gelar juara di sektor tunggal putra, runner up di sektor ganda campuran dan semifinalis di sektor ganda putri.

Sedangkan di sektor beregu campuran, tim Junior Indonesia berhasil mencapai babak perempat final setelah dikalahkan tim Junior Korea dengan skor 110 – 109.

Kabid Binpres PP PBSI sekaligus tim manager AJC, Eng Hian mengatakan cukup puas dengan performa tim junior Indonesia di kelompok beregu dan perorangan dan setelah ini akan ada evaluasi menyeluruh di lima sektor yang ada.

“Di sektor beregu faktor non teknis cukup terlihat yaitu sebagian dari mereka belum terbiasa bermain dengan skor 110 dan juga pressure sebagai tuan rumah untuk bermain sebaik mungkin dan menjadi juara. Sedangkan untuk faktor teknis, perlu ditingkatkan lagi kekuatan, kecepatan dan daya tahan untuk bisa bersaing dengan negara-negara seperti China, Korea, Thailand dan Jepang ,” ujar Eng Hian dalam wawancara di Gor Indoor Manahan, seusai partai final perorangan.

Di kelompok perorangan, Indonesia berhasil mengambil 1 gelar juara dari sektor tunggal putra melalui Moh Zaki Ubaidillah berhasil mengalahkan Liu Yang Ming Yu dari China dengan skor 21-12/ 21-17.

Di sektor ganda campuran, Ikhsan L Pramudya/ Rinjani Kwinara Nastine harus mengakui keunggulan Chen Jun Ting/ Cao Zi Han unggulan kedua dari China dengan skor 21-12/21-13.

“Secara keseluruhan kita hanya unggul di sektor tunggal putra saja, sedangkan untuk sektor lain kita masih cukup ketinggalan terutama dengan China. Tentu saja ini akan menjadi  evaluasi saya dengan semua sektor yang ada untuk bagaimana menaikkan kualitas permainan para pemain junior kita,” papar Eng Hian

Indonesia menempatkan sektor ganda putri menjadi semifinalis melalui pasangan Riska Anggraeni/ Rinjani Kwinara Nastine yang kalah dari pasangan Thailand, Hathaithip Mijad/ N.Tungkasatan dalam pertarungan 2 gim, 14-21/19-21.

Sedangkan di sektor tunggal putri dan ganda putra, tim Indonesia berhasil mencapai babak perempat final.

“Untuk sektor ganda putra yang biasanya menjadi langganan penyumbang gelar kali ini belum bisa memberikan hasil yang terbaik, sedangkan untuk tunggal putri kita memang harus bekerja keras untuk memperbaiki kekurangan-kekurangan yang ada,” jelas Eng Hian.

Kedepannya saya akan berdiskusi dengan klub-klub untuk bagaimana bisa berkolaborasi meningkatkan kualitas mereka karena dengan tim junior terbaik di Indonesia saja kita masih belum bisa bersaing di empat sektor yang ada. Jadi kita memang harus menaikkan kualitas atlet junior dari sejak di klub karena memang usia mereka adalah dibawah 19 tahun,” ujarnya.

Persaingan di kelompok junior tentunya akan berbanding lurus dengan persaingan di tingkat senior, lawan-lawan yang akan dihadapi kurang lebih akan sama dengan di junior dan untuk kedepannya Tim Junior Indonesia juga akan bersiap menghadapi Kejuaraan Dunia Junior yang akan berlangsung di India pada tanggal 6-19 Oktober 2025.

Sementara itu di tengah  berlangsungnya final WONDR Badminton Asia Junior Championships 2025 juga berlangsung final China Open 2025 yang merupakan rangkaian BWF World Tour Super 1000 di mana Indonesia merebut gelar juara di sektor ganda putra melalui pasangan Fajar Alfian/ M Shohibul Fikri yang berhasil mengalahkan unggulan 2 asal Malaysia, pasangan Aaron Chia/ Soh Wooi Yik dengan skor 21-15/21-14.