SOLO, MettaNEWS — Tim Tapak Suci Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat internasional. Dalam ajang ASEAN University Pencak Silat Championship 2025 yang digelar di Thailand National Sport University pada 24–27 Juni 2025, tim ini berhasil memborong tujuh medali, terdiri dari empat emas, satu perak, dan dua perunggu.
Empat medali emas masing-masing diraih oleh Muhammad Iqbal Saputra (kelas under 45 kg A putra), Maaliki Istiklal Amuskan (kelas C putra), Rayhana Maulida Syakiroh (kelas E putri), Kirana Tias Savira (kelas F putri)
Sementara itu, medali perak disumbangkan oleh Muhammad Ilham Syafiq Kurniawan pada kategori seni tunggal. Dua medali perunggu diraih oleh Muhammad Abdullah Azzam (kelas A putra) dan Aryo Seno Aji Cahyaningrat (kelas D putra).
Wakil Rektor II UMS, Prof. Ihwan Susila, S.E., M.Si., Ph.D., menyampaikan apresiasi tinggi atas capaian luar biasa tersebut. Menurutnya, prestasi ini adalah buah dari kerja keras dan dedikasi civitas academica UMS, khususnya dalam mempersiapkan diri untuk kompetisi bergengsi di level internasional.
“Pimpinan UMS sangat mengapresiasi prestasi ini sebagai wujud komitmen Bidang Kemahasiswaan dalam meningkatkan daya saing lulusan UMS di tingkat global,” ujar Ihwan, Minggu (28/6).
Ihwan menambahkan bahwa pencapaian ini menunjukkan bahwa mahasiswa UMS memiliki skill set lengkap, tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga dalam pengembangan karakter dan kemampuan non-akademik seperti olahraga.
Kepala Biro Kemahasiswaan UMS, Ahmad Kholid Al Ghofari, S.T., M.T., menilai keberhasilan Tim Tapak Suci menjadi pelecut semangat untuk mendorong pencapaian serupa dari organisasi mahasiswa lain.
“Kami meyakini prestasi ini akan memperkuat reputasi UMS sebagai kampus unggul, mencerahkan, dan mendunia,” ungkap Kholid.
UMS sendiri terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembinaan atlet. Dukungan ini diberikan secara menyeluruh, mulai dari penyediaan fasilitas latihan yang memadai, pelatih profesional, hingga dukungan finansial dan nonfinansial.
Selain itu, Biro Kemahasiswaan UMS juga menyelenggarakan pembinaan dan program penguatan mental guna mendukung kesiapan para atlet menghadapi kejuaraan.
“Kami berharap Tapak Suci UMS terus mempertahankan dan meningkatkan prestasi, sekaligus melahirkan atlet-atlet nasional dan internasional masa depan,” pungkas Kholid.







