Tabungan Naik Haji Dimangsa Rayap, Kini Samin Banyak Ditawari Umrah Gratis

oleh

SOLO, MettaNEWS – Samin (53) penjaga sekolah di Pasar Kliwon yang uang tabungan Rp 100 jutanya dimakan rayap kini mendapat tawaran umrah gratis. Tawaran itu datang dari 5 hingga 6 biro haji dan umrah yang mendatangi kontrakannya pagi ini, Rabu (14/9).

Ditawari berangkat bersama sang istri Sri Kadarwati (48), Samin memilih untuk sementara waktu tak mengambil kesempatan itu. Ia pun merespon positif tawaran yang diberikan kepadanya. Namun lantaran masih syok dengan hal yang menimpanya ia memilih menenangkan hati dan pikiran.

“Sementara ini saya monlak enggak menerima juga belum, saya masih menata pikiran dulu, terutama istri saya juga masih syok. Kata bironya sewaktu-waktu saya siap mereka bersedia (memberangkatkan),” ujar Samin kepada MettaNEWS, Rabu (14/9/2022).

Sebelumnya ia telah mendatangi Bank Indonesia berharap uang yang rusak sekira Rp 50 juta dapat dimendapat ganti. Namun kembali ia harus menelan pil pahit. Melihat kondisi uangnya, pihak BI hanya mampu mengcover sebesar Rp 9.900.000.

“Yang lain masih bisa tapi disuruh gandeng-gandeng (menyusun) dulu mencapai 65 persen, ini belum disusun belum ada waktu. Kalau yang ditukar BI kemarin masih 65 persen bisa diselamatkan. Sebenarnya tidak ada penukaran uang tapi karena ini musibah,” terangnya.

Di saat terpuruknya Samin dan istrinya bersyukur mendapat support dari lingkungan sekolah maupun kerabat terdekat.

“Dari uang saya buat teh untuk bapak ibu guru saya mengumpulkan tabungan. Alhamdulillah mereka kasih support dan minta yang kuat,” katanya.

Selain didatangi langsung, Samin juga mendapat telpon dari berbagai biro yang berniat memberangkatkannya ke tanah suci.

“Alhamdulillah positif karena sudah bersimpati sama saya, saya senang dukungannya moril maupun materi, tapi saya dan keluarga mau menata pikiran dulu, yang jelas saya butuh waktu,” tuturnya.

Samin menyebut uang tabungan Rp 100 juta sedianya akan digunakan untuk mendaftar haji. Sehingga persyaratan haji seperti paspor belum sempat ia buat.

“Saya baru mengumpulkan uang mau daftar haji, saya punyanya sedikit-sedikit jadi kalau Rp 50.000 Rp 100.000 harus ke bank ya ribet antre juga,” tutupnya.

Dari uang yang tersisa kini Samin meletakkannya dalam dua kardus kecil. Tak segera ingin menyusun ia dan sang istri bersikap pasrah dengan sulitnya cara yang harus mereka terima. Kini keduanya memilih menenangkan diri untuk sementara waktu.